...generasi muda kini cenderung mengikuti atau terpengaruh dengan perkembangan global tanpa batas,"
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Komisi E bidang Kesra DPRD Jawa Timur kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan untuk studi banding peraturan daerah tentang pendidikan.


Wakil rakyat dari "Bumi Brawijaya" Jatim itu menanyakan berbagai hal terkait Perda pendidikan dalam pertemuan yang dipandu Wakil Ketua Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel H Budiman Mustafa, di Banjarmasin, Jumat.

Sementara itu kepada tamu tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalsel DR Ngadimun menerangkan, Perda Nomor 3 tahun 2009 tentang Pendidikan Al Quran, serta Perda Nomor 3 tahun 2010 tentang Pendidikan.

"Selain dua Perda tersebut, masih ada beberapa Perda yang juga mendukung dunia pendidikan di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota itu," ungkapnya, didampingi Sekretaris Disdik Kalsel DR Amka.

"Perda lain yang mendukung program atau dunia pendidikan di Kalsel, antara lain Perda tentang Disabilitas, serta Perda tentang Anak Usia Sekolah, dan sedang dalam pembahasan DPRD provinsi setempat Raperda keolahragaan," lanjutnya.

Baik Komisi IV DPRD Kalsel maupun Kepala Disdik provinsi tersebut menyambut positif atas pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim yang juga sedang melakukan pembahasan Raperda tentang Pendidikan.

"Dalam kaitan pembahasan Raperda pendidik itulah, Komisi E DPRD Jatim melakukan studi banding ke Kalsel," ujar Ketua Komisi tersebut H Sugiri Sancoko.

Beberapa pertanyaan wakil rakyat dari Bumi Brawijaya itu, antara lain mengenai muatan lokal atau kearifan lokal dalam materi pendidikan sebagai salah satu upaya mewujudkan kepribadian atau akhlak yang baik.

Selain itu, upaya menanamkan sedini mungkin terhadap anak didik tentang cinta tanah air, agar tidak terpengaruh perkembangan global yang bersifat negatif.

"Pasalnya dari fenomena generasi muda kini cenderung mengikuti atau terpengaruh dengan perkembangan global tanpa batas, termasuk yang berkaitan dengan moralitas," ujar Bambang Harianto, anggota Komisi E DPRD Jatim./e

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026