Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Selatan belum menentukan orang yang bakal menduduki posisi unsur pimpinan DPRD tingkat provinsi tersebut, pascapemilu legislatif 2014 lalu.


"Kami belum tentukan orang yang bakal menempati posisi unsur pimpinan DPRD Kalsel. Untuk menentukan itu, berdasarkan keputusan atau petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," ujar Wakil Ketua DPW PKB tersebut Abdul Latief Hanafiah, Rabu.

Namun, lanjut anggota DPRD Kalsel dari PKB itu, ada beberapa kriteria atau persyaratan dari calon anggota legislatif (caleg) yang terpilih untuk menduduki posisi unsur pimpinan dewan.

Latief yang juga tim pemenenagan Pemilu 2014 dari PKB itu menerangkan, kriteria atau persyaratan caleg terpilih untuk menduduki unsur pimpinan dewan tersebut antara lain rentang keikutsertaan dalam partainya.

Selain itu, dedikasi serta loyalitas yang bersangkutan terhadap partai, baik ketika sebagai anggota maupun menjadi pengurus, lanjut mantan aktivis/eksponen Angkatan 66 dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

"Kriteria atau persyaratan lain, memperoleh suara terbanyak pada Pemilu legislatif yang baru lalu, sebagai salah satu penghargaan terhadap perjuangan orang tersebut," demikian Latief.

Sementara itu, berdasarkan penghitungan perolehan suara pada Pemilu legislatif 2014 untuk DPRD Kalsel dari PKB mendapatkan enam dari 55 kedudukan anggota lembaga legislatif tingkat provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan bagi partai politik (parpol) peserta Pemilu yang mendapatkan suara terbanyak berhak menduduki kepemimpinan lembaga legislatif.

Sedangkan hasil Pemilu 2014 di Kalsel parpol yang sama-sama mendapat enam kursi DPRD tingkat provinsi setempat, selain PKB, juga dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Tapi dari segi perolehan suara pada Pemilu legislatif 2014, PKB lebih banyak daripada Partai Gerindra, yang selisihnya mencapai ribuan suara.

Parpol lain yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu legislatif 2014 dan berhak menduduki kepemimpinan DPRD Kalsel, yaitu Partai Golkar (sebagai ketua).

Kemudian sebagai Wakil Ketua DPRD Kalsel periode 2014 - 2019 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PKB.

  Sebelumnya atau kepemimpinan DPRD Kalsel periode 2009 - 2014, Ketua dari Partai Golkar, wakil-wakil ketua dari Partai Demokrat, PPP dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026