Aktivitas masyarakat mulai dibuka krannya tetapi upaya pencegahan penularan virus seperti menjaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan pakai sabun wajib diterapkan dan harus dipatuhiMartapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banjar mulai mempersiapkan diri menuju masa transisi normal baru (New Normal) yang telah digaungkan pemerintah dalam menjalani kehidupan ditengah pandemi COVID-19.
"Seiring PSBB yang berakhir, Jumat (29/5), seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat siap menuju normal baru," ujar Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banjar M Hilman di Martapura, Kamis.
Ia mengatakan, Kabupaten Banjar menjadi salah satu dari 25 kabupaten dan kota di Indonesia yang ditetapkan melaksanakan fase New Normal setelah sebelumnya melaksanakan PSBB sejak 16-29 Mei 2020.
Dijelaskan Hilman yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar itu, selama fase New Normal, setiap aktivitas masyarakat baik di lingkup pemerintahan, ekonomi, sekolah dan tempat ibadah diperlonggar.
"Sebelumnya selama pelaksanaan PSBB cukup ketat, tetapi di fase New Normal akan dilonggarkan namun tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan tujuan mencegah penyebaran virus corona," ungkapnya.
Disebutkan, protokol kesehatan akan diberlakukan di setiap tempat yang ditetapkan terutama berkumpulnya banyak orang seperti pasar, tempat ibadah, sekolah hingga area publik yang banyak dikunjungi masyarakat.
"Aktivitas masyarakat mulai dibuka krannya tetapi upaya pencegahan penularan virus seperti menjaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan pakai sabun wajib diterapkan dan harus dipatuhi," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.