Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Bangun Banua Menjadi Perseroan Terbatas-DPRD Kalimantan Selatan, mempelajari PT Wira Group Jatim, badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Dalam kunjungan kerja ke luar daerah kali ini, kami mencoba mempelajari keberadaan PT Wira Group Jatim," ujar Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah Bangun Banua Kalsel Burhanuddin, Kamis.

"Pasalnya BUMD milik Pemprov Jatim tersebut belakangan memiliki belasan anak berusahaan, dan di antaranya mungkin ada bisa menjadi perbandingan dalam upaya memajukan Bangun Banua yang badan hukumnya nanti berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT)," katanya.

Sebagai contoh PT Wira Group Jatim juga memiliki bidang usaha perhotelan, yaitu Hotel Bekisar, pabrik gaplek serta industri karet, ungkap Sekretaris Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel tersebut sebelum bertolak ke Surabaya.

"Nah dari tiga bidang usaha Wira Group itu saja, mungkin bisa kita transfer sejumlah pengalaman mereka, untuk mamajukan Bangun Banua Kalsel," lanjut politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) yang kembali mencalon anggota DPRD prov lewat PKS.

"Kan kita juga punya dua hotel yaitu Hotel Batung Batulis Banjarmasin dan di Banjarbaru yang pengelolaannya selama ini oleh Perusahaan Daerah (PD) Bangun Banua. Namun perkembangan usaha perhotelan tersebut belum menggembirakan," ujarnya.

Begitu juga Kalsel yang luas wilayahnya sekitar 37 Km2 dan terbagi 13 kabupaten/kota memiliki potensi usaha perkebunan ubi kayu serta tanaman karet, sehingga memungkinkan pula untuk membangun pabrik/insudri pengolahan komoditi tersebut.

"Dengan potensi tersebut, saya kira Bangun Banua sebagai BUMD Pemprov Kalsel juga bisa membangun pabrik galpek dan industri karet, sehingga dapat membantu untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), yang selama ini baru sekitar Rp2,5 miliar/tahun," demikian Burhanuddin.

Sementara itu pada saat yang bersamaan, Pansus Raperda Bank Perkreditan Rakyat Kalsel menjadwalkan kunker ke DKI Jakarta.

Dua Raperda itu berasal dari eksekutif/pemprov setempat, yang merupakan Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kalsel tahun 2014.


: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026