Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - PT Kamadjaja Logistik menjajaki kerjasama sewa gudang dengan PT Pelindo III Banjarmasin yang diintegrasikan dalam sistem Trisakti One Stop Service.
"Sebagai operator pelabuhan Manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayananya guna mewujudkan integrasi logistik Nasional. Tentunya usulan kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti oleh divisi komersial," kata General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Banjarmasin, Hengki Jajang Herasmana
Sebelumnya, Pelindo Banjarmasin menciptakan inovasi baru, untuk meningkatkan kinerja pelayanan kapal dan barang yang disebut dengan Trisakti One Stop Service atau TOSS.
TOSS merupakan strategi dalam mengintegrasikan seluruh pihak terkait kepelabuhanan untuk mengoptimalkan pelayanan.
Salah satu upaya peningkatan pelayanan tersebut, antara lain dengan dioperasikannya Tol untuk Sungai Barito alur, sehingga arus pelayaran di sungai tersebut kini telah beroperasi 24 jam.
Sayangnya, lancarnya arus pelayaran tersebut, masih belum didukung sistem pergudangan yang belum beroperasi 24 jam.
Dengan sistem TOSS nantinya, gudang akan dikelola oleh PT Pelindo sehingga bongkar muat dapat berlangsung secara optimal 24 jam
Menurut Hengki, pasca diterapkannya Undang-undang No. 17 tahun 2008 PT Pelindo III (Persero) berperan sebagai operator terminal yang mengusung visi menjadi pelaku penyedia jasa kepelabuhan yang prima, berkomitmen memacu integrasi logistik nasional.
Sebelumnya, PT Pelindo III Banjarmasin mendapatkan kunjungan dari salah satu produsen "Consumer Goods" terbesar di Indonesia yakni PT Unilever bersama perusahaan ekspedisinya PT Kamadjaja Logistik.
Rombongan terdiri dari "Board of Director" dipimpin salah satu Direktur PT Unilever Ramakrishnan Raghuraman berserta Ivy Kamadjaja salah satu Chief Marketing dari PT Kamadjaja Logistik diterima pihak PT Pelindo III Banjarmasin di pelabuhan Trisakti.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.