Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Ketua Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan H Achmad Bisung mengungkapkan, penilaian Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tingkat pusat terhadap Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) provinsinya, masuk kategori terbaik.

"Penilaian itu saat kami dari Komisi I DPRD Kalsel yang juga membidangi media massa berkunjung ke KPI pusat di Jakarta, 11 - 13 Februari lalu," ungkapnya, di Banjarmasin, Jumat.

"Karenanya menurut KPI tingkat pusat itu, mereka juga bermaksud melakukan studi terhadap KPID Kalsel, sebagai bahan perbandingan dengan KPID dari provinsi lain di Indonesia," lanjutnya.

Memang menurut politisi senior Partai Demokrat itu, belakangan KPID Kalsel menunjukkan perkembangan yang cukup maju bila dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya.

Sebagai contoh, belakangan ini KPID Kalsel menjadi objek studi banding dari beberapa KPID provinsi lain di Indonesia, lanjut pendiri Partai Demokrat di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.

Namun anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Demokrat itu berharap, KPID di provinsinya agar terus meningkatkan peran dan melakukan pembehanan, sehingga lebih maju lagi.

"Kita ingin agar KPID Kalsel ke depan makin meningkat dalam melaksanakan tugas dan fungsi, dengan terus berupaya mengurangi kelemahan atau kekurangan," demikian Achmad Bisung.

Pada kesempatan terpisah, Ketua KPID Kalsel Samsul Rani mengaku, pihaknya belum maksimal melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana isi Undang Undang Nomor 32 tahun 2002, terutama yang berkaitan dengan pengawasan penyiaran.

"Pasalnya dengan keterbatasan personel, mana mungkin KPID Kalsel bisa melakukan pengawasan penyiaran secara maksimal. Sementara wilayah pengawasan cukup luas," tandasnya.

"Walau KPID Kalsel kini memiliki sarana dan prasarana yang nilainya miliaran rupiah, tetap tidak bisa maksimal melakukan pengawasan penyiaran, tanpa partisipasi masyarakat," lanjutnya.

Oleh sebab itu, untuk pengawasan penyiaran tersebut, KPID Kalsel menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta mengharapkan partisipasi masyarakat.

Selain itu, terus berupaya memotivasi terbentuknya Kelompok Masyarakat Peduli Siaran (KMPS) pada 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

"Kita berharap, dengan peran serta KMPS tersebut, KPID Kalsel bisa terbantu dalam melaksanakan pengawasan siaran terhadap media televisi dan radio," demikian Samsul Rani.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026