Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengharapkan bisa mendapatkan logistik untuk Pemilihan Umum Legislatif lebih awal, mengingat kondisi geografis Kotabaru lebih sulit dibandingkan 12 kabupaten/kota di Kalsel.
"Aneh, kabupaten lain yang tergolong mudah dijangkau sudah mulai mendapatkan surat suara, sementara Kotabaru yang geografisnya lebih sulit hingga saat ini belum menerima surat suara," kata Divisi Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotabaru Grace Y Lengkey, di Kotabaru Kamis.
Grace menjelaskan, sudah ada beberapa kabupaten di Kalsel mulai mendapatkan distribusi surat suara untuk DPR RI, yakni, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara.
Dua kabupaten tersebut, menurut dia, kondisi kecamatan-kecamatan di daerah tersebut relatif mudah dijangkau dibandingkan dengan kecamatan di Kabupaten Kotabaru.
Seharusnya, kata dia, Kotabaru juga mendapatkan prioritas utama dalam distribusi logistik untuk Pemilu Legislatif yang bakal digelar 9 April.
"Karena, KPU menargetkan pada H-9 semua logistik Pemilu sudah ada di Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), dan H-5 logistik harus sudah di tempat pemungutan Suara (TPS-TPS)," kata dia.
Grace mengakui, target tersebut tidak mudah dilaksanakan, karena kondisi geografis Kotabaru sangat berbeda dibandingkan dengan daerah lain di Kalsel.
Terutama untuk wilayah Kecamatan Pulau Sembilan, Pamukan Selatan, Hampang dan beberapa kecamatan lain di Kotabaru.
Dia menyebutkan, logistik yang belum didapat KPU Kotabaru, diantaranya, surat suara DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten masing-masing 230.036 lembar.
Serta formulir C1-C6 untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 225.252 lembar, kertas segel 38.500 lembar, dan 3.448 buah sampul untuk anak kunci.
Sedangkan logistik yang sudah diterima KPU Kotabaru, meliputi, bilik suara dan kotak suara masing-masing sebanyak 3.448 buah, 19.342 buah sampul untuk KPPS, 412 buah sampul untuk PPS, dan 14.068 buah sampul untuk KPU Kotabaru.
Tintia sidik jari sebanyak 1.724 buah, 870 paket alat kelengkapan di TPS, PPS dan PPK, seperti, alat coblos/paku,, alas coblos,/bantalan, lem perekat, tanda pengenal KPPS, ballpoint, spidol besar dan kecil, kantong plastik, serta 3.448 gembok dan anak kunci. *
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.