Oleh Yose Rizal

Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kota Banjarbaru mengirimkan sembilan karateka untuk mengikuti kejuaraan karate internasional di Malaysia pertengahan Februari 2014.


Pelepasan sembilan karateka bersama satu "offecial" dan satu pelatih dilakukan Wakil Wali Kota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli didampingi Ketua Forki Kalsel Marudut Tampubolon di Aula Gawi Sabarataan, Selasa.

"Kami berharap sembilan karateka yang dikirim mampu tampil maksimal sehingga meraih prestasi terbaik untuk mengharumkan daerah baik Banjarbaru maupun Kalsel," ujar wakil wali kota yang juga seorang karateka itu.

Ia mengatakan, setiap karateka yang bertanding harus siap tampil maksimal dan memiliki mental juara agar mampu mengukir prestasi terbaik di kejuaraan karate internasional di negara tetangga itu.

Disisi lain, kata dia, seorang atlet juga harus memiliki semangat tanding yang tinggi, optimis dan selalu menjunjung tinggi sportivitas sehingga prestasi yang diraih benar-benar murni karena kemampuan sendiri.

"Seorang atlet harus memiliki mental juara sehingga seberat apa pun lawan yang dihadapi mampu ditundukkan sekaligus menjadi yang terbaik di setiap pertandingan," ungkap orang nomor dua di Pemkot Banjarbaru itu.

Dikatakan, pihaknya tidak menargetkan setiap karateka meraih medali namun diharapkan mereka mampu tampil maksimal dan bertanding sebaik-baiknya sehingga mendapatkan prestasi terbaik.

Ketua Forki Kalsel Marudut Tampubolon mengharapkan, setiap karateka memiliki semangat dan mental tanding yang tak kenal menyerah sehingga bisa mencapai prestasi terbaik di kejuaraan tersebut.

"Buktikan karateka Banjarbaru yang mewakili Kalsel mampu berprestasi dan menjadi yang terbaik di kejuaraan internasional di Malaysia sehingga bisa mengharumkan nama dan negara," pesannya.

Ditambahkan, selain mengukir prestasi di setiap kejuaraan, karateka juga harus mampu memberikan nafkah bagi keluarga melalui kemampuan yang dimilikinya sehingga perjuangan menjadi atlet tidak sia-sia.

  "Prestasi harus diukir setiap atlet tetapi keluarga juga diutamakan melalui keberhasilan meraih gelar juara di setiap pertandingan sehingga kehidupan semakin terjamin," katanya.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026