Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Delapan wanita yang masih belia terpaksa diamankan pihak kepolisian karena saat dilakukan razia penyakit masyarakat, mereka tidak dapat menunjukan kartu identitas diri sepert kartu tanda penduduk (KTP).

Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Minggu mengatakan para perempuan tersebut diamankan di tempat yang berbeda.

Mereka semua diamankan, berbeda waktu, dua perempuan diamankan sekitar pukul 21.00 wita di kawasan Tanah Habang Banjarmasin Selatan karena kedapatan sedang ditempat gelap bersama pria, namun prianya sempat melarikan diri.

Sedangkan untuk enam perempuan lainnya diamankan di Taman Hijau Kota karena berada ditaman diluar jam malam sekitar pukul 00.30 wita, saat diperiksaan KTP, mereka tidak bisa menunjukan kartu tersebut.

"Kita amankan mereka semua, dan dibawa ke kantor guna dilakukan pendataan, setelah itu dilakukan pembinaan terkait masalah pentingnya KTP tersebut bagi diri sendiri," terang pria murah senyum itu.

Dikatakan, para gadis belia tersebut, ada yang masih duduk dibangku sekolah ada yang sudah putus sekolah, waktu mereka diamankan dimasing-masing tempat kejadian.

Namun untuk menimbulkan efek jera, mereka semua disuruh untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi, dan tidak keluar malam dari batas jam malam.

"Bagi para gadis belia itu, sebelum mereka semua dipulangkan, polisi meminta agar orang tua atau keluarganya yang menjemput, karena hari sudah larut malam, dan polisi tidak mau terjadi apa-apa saat pulang," ucapnya.

Apabila kedua kalinya, mereka tertangkap lagi hingga larut malam, maka proses hukum akan diberikan berupa menjalani sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Polisi terus melakukan razia pekat dijalan secara rutin, dengan sasaran miras oplosan/merk, KTP, Wanita Tuna Susila/Pekerja Sek Komersil, senjata tajam, pemabuk, balapan liar serta lainnya, itu dilakukan agar kota ini selalu terpelihara keamanan dan ketertiban masyarakatnya, demikian Haryono. 


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026