Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Selatan H Rudy Ariffin mengungkapkan, calon anggota legislatif dari partainya didominasi anak-anak muda pada Pemilu 2014.
"Caleg-caleg muda tersebut siap mengantarkan negara dan bangsa kedepan yang lebih maju, termasuk bagi daerah dan masyarakat Kalsel," tandasnya pada peringatan ke-41 Hari Lahir (Harlah) PPP tingkat provinsi itu, di Banjarmasin, Sabtu.
"Kita doakan dan harapkan caleng-caleg muda PPP mendapatkan kemenangan pada Pemilu 2014 yang tidak berapa lama lagi, yang pada gilirannya mampu membawa atau menghantarkan negara dan bangsa ke masa depan yang lebih baik," lanjut Rudy Ariffin yang juga Gubernur Kalsel itu.
Pada kesempatan itu pula Ketua DPW PPP Kalsel menyatakan hormat kepada almarhum H Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur, karena mampu menghantarkan demokrasi di Indonesia yang lebih demokratis.
"Karena itu wajar atau tidak berkelebihan, kalau Gus Dur yang mantan Presiden RI, mendapat gelar `bapak demokrasi` di Indoensia," lanjut Rudy Ariffin yang juga pembina politik di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota dan berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa tersebut.
Begitu pula terhadap PPP, almarhum Gus Dur juga cukup punya andil atau jasa, sehingga wajar kalau dalam peringatan ke-41 PPP, di Kalsel dirangkai dengan haul ke-4 mantan Presiden RI, yang ke-4, demikian Rudy Ariffin.
Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana, HM Aditya Mufti Ariffin berharap, peringatan ke-41 PPP dan haul besar ke-4 Gus Dur, dapat menambah semangat caleg dari parpol tersebut untuk memenangkan Pemilu 2014.
Peringatan ke-41 PPP dan haul ke-4 Gus Dur di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin dihadiri ribuan orang, yang bukan saja warga Kota Banjarmasin, tapi juga dari kabupaten/kota se-Kalsel, dan dihadiri Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.
Sementara sebelum mengakhiri haul besar Gus Dur dengan tahlilan tersebut, mantan Ibu Negara itu memimpin melantunkan syair berupa do`a yang sering dibaca pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Syair dan sekaligus berupa doa tersebut, yaitu memohon agar ditempatkan pada tempat yang layak dan dijauhkan dari azab dan api neraka.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.