Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan mengungkapkan, semua partai politik (parpol)peserta Pemilu 2014 di provinsi tersebut, belum menerima bantuan dari badan usaha, untuk dana kampanye awal.
"Hal itu terlihat dari laporan dana kampanye awal dari masing-masing partai politik (parpol) tersebut," ungkap Hairansyah, anggota KPU Kalsel kepada wartawan di Banjarmasin, Sabtu.
Begitu pula bantuan dari kelompok, untuk dana kampanye awal parpol tingkat provinsi tersebut nihil atau sama dengan bantuan dari badan usaha (BU).
Sementara berdasar pelaporan tersebut, juga belum semua parpol peserta Pemilu 2014 di Kalsel mendapat sumber dana kampanye awal dari masing-masing calon anggota legislatif (caleg) parpol itu sendiri.
Sebagai contoh Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Selain itu, Partai Bulan Bintang (PBB), serta Partai Keadilan dan Persatua Indonesia (PKPI), ungkap mantan Direktur Eksekutif Yayasan Dalas Hangit (Yadah), sebuah lembaga swadaya masyarakat di "kota seribu sungai" Banjarmasin.
Sedangkan parpol tingkat provinsi itu yang calegnya ikut menyumbang dana kampanye awal, nilainya juga cukup bervariasi, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rp70 juta, serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rp45 juta.
Kemudian caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berjumlah Rp3.096.016.900, Partai Golkar Rp2.669.737.750, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rp800 juta.
"Secara keseluruhan dari 12 parpol peserta Pemilu 2014 tingkat provinsi Kalsel dana kampanye awal terbesar PDIP berjumlah Rp3.096.016.900, dan terkecil PBB Rp500 ribu, sementara Hanura masih nihil," demikian Hairansyah.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.