Banjarmasin (ANTARA) - Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) Prof Dr H Abdul Hafiz Anshari AZ, MA singgung adab atau akhlak dalam kehidupan beragama. 

"Pasalnya ada yang berpendapat, bahwa inti agama akhlak," kutip Guru Besar UIN Antasari tersebut dalam tausyiahnya di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemurus Permai Banjarmasin Selatan, sesudah Shalat Subuh, Sabtu. 

Guru Besar asal Desa Bandang (sekitar 173 km timur laut Banjarmasin), Kecamatan Batu Benawa - pinggiran Pegunungan Meratus wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel tersebut mengemukakan itu dengan mengutip pendapat Al Hasan Al Bashri, seorang ulama terkenal dari Madinah abad VI. 

"Sebagaimana pendapat Hasan Bashri; tanpa adab ilmu percuma dan amal ibdah tidak Allah terima," kutip alumnus Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin tersebut. 

Dengan mengutip pendapat Hasan Bashri, Guru Besar UIN Antasari Banjarmasin itu menambahkan, bahwa berilmu tanpa adab sama dengan tidak mengamalkan ilmu.

Hafiz mengungkapkan, bahwa pendapat Hasan Bashri masa tabi'in itu dengan mengutip sebuah potongan ayat suci Al Qur'an atau Firman Allsh yang menyatakan, Nabi Muhammad SAW untuk menyempurnakan akhlak manusia. 

Sebelum mengakhiri tausyiahnya, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu mengingatkan agar sebagai seorang Muslim atau mukmin sejati meninggalkan yang haram. 

Prof HA Hafiz Anshari saat tausyiah di Masjid Al Falah Komplek Bumi Pemutus Permai Banjarmasin Selatan, sesudah Shalat Subuh, Sabtu (13/6/2026). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

"Begitu juga agar berupaya menghindari yang subhat sebagai kehati-hatian kita dalam menjaga kebersihan hati atau diri," lanjut mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI)! tersebut. 

Ia menambahkan, bahwa adab, sabar dan wara' bisa menghantarkan seorang Muslim ke surga. "Oleh karena itu, ketiga hal tersebut hendaknya menjadi perhatian kita bersama," demikian HA Hafiz Anshari. 

 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026