Daerah aliran sungai Kintap dan Tabalong di Provinsi Kalimantan Selatan terancam kekeringan bila terjadi kemarau ekstrem pada 2010.

Kepala Seksi Evaluasi BP-DAS Kalsel Ramliadi di Banjarmasin, Selasa, mengatakan, pada musim kemarau 2010 beberapa DAS di Kalimantan Selatan (Kalsel) terancam kekeringan.

"Kalau terjadi kemarau ekstrem beberapa DAS akan mengalami kekeringan karena banyak daerah tangkapan air yang gundul," katanya.

Selain DAS Kintap dan Tabalong, DAS Barito juga terancam kekeringan karena kondisinya rusak parah dalam lima tahun terakhir.

Kondisi tersebut terjadi karena hilangnya sebagian besar sumber air di bagian atas akibat pertambangan, pembabatan hutan dan perkebunan.

"Kerusakan DAS merupakan salah satu indikasi kerusakan sumber mata air di pegunungan," katanya.

Karena itu, pada kemarau tidak ada lagi pohon yang bisa menyimpan air begitu juga pada musim penghujan, air akan langsung turun dan mengakibatkan banjir.

Ramliadi mengungkapkan, kerusakan DAS Barito terjadi mulai dari hulu yaitu di Provinsi Kalteng di Kabupaten Murung Raya, Barito Timur dan Utara.

"Bila kondisi DAS di hulu saja sudah rusak parah, apalagi yang di hilir seperti di Kalsel, akan jauh lebih parah," katanya.

Kerusakan parah DAS Barito selain terjadi di Riam Kiwa dan Kanan juga di Tabalong Kanan.

"Sebagian besar DAS rusak sehingga sulit menyebutkan persentasenya," katanya.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026