Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalsel Arsyadi di Banjarmasin, Selasa mengatakan, pembangunan jembatan masuk dalam program strategis PU Kalsel bersama dengan rencana pembangunan jalan penghubung lainnya.
Selain rencana pembangunan jembatan, kata Arsyadi pada 2010-2015 juga dialokasikan dana pembangunan ruas jalan Margasari-Tamiang Layang sebesar Rp125 juta untuk menunjang perekonomian masyarakat.
Kemudian ruas jalan Paringin-Halong-Mangalau Kabupaten Balangan dengan total dana Rp100 miliar.
Mengatasi kemacetan Kota Banjarmasin Pemprov juga merencanakan pembangunan jalan layang Ahmad Yani-Gatot Subroto dengan dana Rp300 miliar.
Sedangkan untuk program prioritas pembangunan sumber daya air, kata dia, Pemprov juga membangun irigasi di Alabio Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan anggaran Rp13,59 miliar.
Selanjutnya, pembangunan saluran primer Batang Alai Kabupten Balangan Rp3,5 miliar, pembangunan saluran irigasi Pitap Kabupaten Balangan Rp3 miliar. Dana tersebut khusus untuk pengadaan tanah.
Pembangunan saluran air Amandit Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dianggarkan Rp8 miliar, pembangunan siring atau penguatan tebing Sungai Martapura Rp4,8 miliar dan pembangunan prasarana air baku konsep regional Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Terakhir, kata dia, pembangunan pengamanan Pantai Sungai Loban Kabupaten Kotabaru Rp6 miliar dan Takisung Kabupaten Tanah Laut (Tala) Rp3 miliar.
Proyek tersebut, kata dia, merupakan rencana pembangunan pendukung peningkatan produktivitas pertanian dan pengembangan sektor ekonomi masyarakat.
Sedangkan untuk mendukung masuknya investasi, Pemprov Kalsel juga merencanakan pengembangan jalan baik di luar daerah maupun dalam Kota Banjarmasin.
Program prioritas Bina Marga tersebut antara lain, pembangunan jalan Pantai Hambawang-Mantimin dengan nilai anggaran Rp60 miliar. Sedangkan pembangunan jalan akses menuju lokasi wisata yaitu, Kandangan-Padang Batung-Loksado Kabupaten HSS sebesar Rp50 miliar.
Pembangunan dan pengembangan Jalan Lingkar Utara dan Lingkar Selatan Rp20 miliar sedangkan pembangunan jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin Rp100 miliar, pembangunan jalan Matraman-Sungai Ulin Rp100 miliar dan Pembangunan jalan Trikora-Banjarbaru Rp100 miliar.
Sedangkan pembangunan jalan tembus antar kabupaten yaitu Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Margasari Kabupaten Tapin dianggarkan hingga Rp105 miliar dan jalan Anjir Serapat-Marabahan Rp75 miliar.
Bila jalan tembus tersebut sudah terbangun, tambah dia, maka akses jalan dari Batola-Tapin akan jauh lebih cepat hingga beberapa jam karena masyarakat dari Marabahan ke Tapin dan sebaliknya tidak perlu lagi masuk ke Kota Banjarmasin.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.