Pada kesempatan itu Iberamsyah selaku Ketua Yayasan Sastra melaporkan kepada Walikota tentang rencana Olimpiade sastra yang melibatkan anak-anak sekolah se Kalsel di Banjarbaru dan upaya menjadikan Kota Banjarbaru sebagai center (pusat) sastra, tidak kalah dengan Kota dan Provinsi lain di Jawa.
Selain itu Dewan Kesenian Daerah Kota Banjarbaru Juga melaporkan hasil kunjungan budaya ke Provinsi Riau, dimana warga masyarakat Riau sangat senang dengan adanya pertunjukan budaya melayu Banjar, sebab budaya melayu Banjar menurut Sirajul Huda sangat unik karena ada dayak, klasik dan rakyat, budaya melayu Banjar juga masih ada pengaruh Hindu.
Selanjutnya Iberamsyah menyerahkan buku karya sastra yang dikarang beliau agar dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal disekolah, kepada Walikota Banjarbaru.
Walikota sangat senang dan mengapresiasi kedatangangan Yayasan Kamar Sastra Nusantara dan Dewan Kesenian Daerah Kota Banjarbaru serta atas diberikannya buku karya sastra yang dikarang oleh Iberamsyah Barbary.
Melalui audiensi ini Walikota berharap agar kegiatan dan gagasan dari Yayasan Kamar Sastra Nusantara dan Dewan Kesenian Daerah Kota Banjarbaru dapat terlaksana mengingat, generasi kita sekarang banyak yang tidak mengetahui ataupun mengenal budaya kita yang luhur tersebut. Maka perlu diperkenalkan dan dilestarikan. yose rizal
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.