Martapura, (Antaranews Kalsel) - Kabupaten Kotabaru memboyong 494 atlet dan official dengan harapan masuk lima besar perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Kabupaten Banjar yang digelar 7-23 Desember.

Ketua Harian Panitia Porpcrov IX Kotabaru, Zainal Arifin, disela-sela acara pembukaan event akbar Propinsi Kalsel bertempat di Stadion Demang Lehman Kabupaten Banjar, Minggu, mengatakan, meski pada Porprov VIII di Kabupaten Kotabaru, timnya masuk peringkat dua, pada Porprov IX di Kabupaten Banjar, timnya optimistis masuk lima besar.

Kendati upacara pembukaan baru berlangsung kemarin, namun pelaksanaan event dua tahunan itu sudah dimulai sejak 10 Desember bersamaan dengan ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II yang menempatkan Kotabaru di peringkat 9 dengan perolehan 26 medali  terdiri dari 7 emas, 8 perak dan 11 perunggu.

Sementara perolehan medali Porprov IX Kabupaten Banjar, hingga kemarin bersamaan dibukanya event secara remi oleh ketua Koni Pusat dan Gubernur Kalsel, Kontingen Kotabaru telah mengoleksi 14 medali yakni 1 emas, 5 perak dan 8 perunggu.

Atas nama pemerintah Kabupaten Kotabaru dan kontingen, Zainal Arifin saat ditemui mengaku senang dengan hasil yang diraih tim asal Bumi Saijaan tersebut, karena menurutnya perolehan medali yang ada sepertinya dari cabang olahraga yang mungkin tidak diunggulkan.

“Artinya masih banyak peluang untuk mendapatkan medali khususnya dari cabang olahraga yang diunggulkan seperti menembak dan basket baik putra dan putri yang dalam penyisihan kemarin dapat mengalahkan Balangan dan Tanah Bumbu,” ujarnya.
 
Pada bagian lain Zainal yang juga menjabat Kepala Dinas Perindag dan Koperasi Kabupaten Kotabaru ini mengakui ketatnya persaingan antar kontingen di hampir seluruh cabor yang dipertandingkan, oleh sebab itu menjadi hal yang sangat berat untuk bisa mempertahankan posisi kedua pada Porprov VIII tahun 2010 lalu.

“Sangat wajar jika semua daerah meningkatkan kemampuannya setelah Porprov VIII, sehingga bukan tidak mungkin yang sebelumnya dianggap lemah tapi sekarang justru menjadi tim kuat, sehingga kami sangat menyadari betapa persaingan kian ketat. Oleh sebab itu tidak muluk-muluk target yang kami patok, untuk bisa di posisi 5 besar rasanya sudah cukup bagus,” ungkapnya.

Target tersebut, kata Zainal merupakan hal yang realistis, setidaknya mengacu pada hasil Kejurprov pada tahun lalu dimana Kotabaru memperoleh 37 medali. Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah relatif sempitnya waktu persiapan yang hanya 2 bulan. Padahal waktu ideal yang semestinya dijalani adalah 6 bulan seperti yang dilakukan daerah-daerah lain. 



Pewarta: imam hanafi
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026