Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Seorang calon anggota legislatif/anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal daerah pemilihan Kalimantan Selatan H Mansyah Sabri yang lebih mangutamakan kerja, dari pada mengikuti hasil survai.Â
"Ah, masabodoh dengan hasil survai, yang penting kita kerja" ucap anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Golkar itu, Rabu, mengomentari pemberitaan koran terbitan Banjarmasin, mengenai hasil survai caleg dari salah satu lembaga survai.
Pasalnya, lanjut Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel itu, hasil survai tersebut tak bisa menjadi pegangan 100 persen, karena berdasarkan hasil survai menunjukkan sesorang tersebut punya popularitas dan dan elektabilitas baik, ternyata hasil akhirnya jelek.
Politisi senior Partai Golkar tersebut menunjuk contoh salah satu hasil pemelihan umum kepala daerah atau Pilkada, berdasarkan hasil survai calon bupati dan calon wakil bupati itu meyakinkan, dan kenyataannya tidak sesuai hasil survai.
Namun mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang selalu tampak percaya diri (pedi) dan optimis itu, tak menyebut contoh hasil survai dalam menghadapi Pilkada, yang ternyata gagal tersebut atau tidak sesuai hasil survai.
Menurut dia, yang terpenting bagi dirinya sebagai calon anggota DPD-RI pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, terus bekerja dan bekerja, tidak perlu mempedulikan omongan orang lain.
"Omongan orang itu jangan terlalu dijadikan pikiran. Kalau terlalu serius menanggapi omongan orang, terlebih memasukannya dalam pikiran, bisa jadi stres," demikian Mansyah.
Berdasarkan hasil survai tim independen Institute Regional Development and Political Studies (IRDPS) Kalsel baru-baru ini yang terbaik Gusti Farid Hasan Aman, HM Sofwat Hadi dan Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah.
Gusti Farid dan Sofwat Hadi merupakan wajah lama atau tak asing lagi di DPD-RI, sedangkan Nasib, pensiunan perwira menengah TNI-AD yang kini Ketua DPRD Kalsel, sebagai pendatang baru dalam legislatif tingkat pusat tersebut.
Survai tersebut pada lima kabupaten/kota, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Banjar dan Kabupaten Tanah Laut, dengan jumlah responden 2.060 orang.
Sementara Mansyah Sabri, berdasarkan hasil survai IRDPS tersebut sebagaimana pemberitaan Banjarmasin Post 13 November 2013, tingkat popularitas 1,4 dan elektabilitas 1,2.
Mansyah Sabri, yang kini Ketua Umum Perhimpunan Kerukunan Keluarga Besar (PKKB) Murakata, Kalsel salah seorang dari 17 calon anggota DPD-RI asal daerah pemilihan (dapil) provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.
 Sedangkan jatah anggota DPD-RI untuk Kalsel yang kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa itu, hanya empat orang. Karena itu pula ada 13 orang yang bakal tersisih. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.