Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Permasalahan daftar pemilih tetap yang juga terjadi di Kalimantan Selatan dengan banyaknya warga yang tidak masuk DPT diharapkan tidak sampai menghilangkan hak seseorang untuk melaksanakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum 2014.
Harapan sekaligus saran tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah III DPD Partai Golkar Kalsel H Puar Junaidi, di Banjarmasin, Kamis, berkaitan permasalahan daftar pemilih tetap (DPT) itu yang belum kunjung selesai.
Wilayah III Pemenangan Pemilu Partai Golkar Kalsel meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) atau sama dengan daerah pemilihan (dapil) IV Kalsel pada Pemilu 2014.
Politisi senior Partai Golkar yang juga anggota DPRD Kalsel itu berharap, pada saat pencoblosan Pemilu 2014 tidak ada seorangpun yang kehilangan hak untuk memilih, hanya karena namanya tidak masuk dalam DPT.
"Asal orang tersebut merupakan penduduk asli atau resmi setempat bisa memilih, dengan memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP), walau nama yang bersangkutan tidak ada di dalam DPT," ujar mantan Ketua Komisi A bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel itu.
Anggota DPRD Kalsel dua periode yang juga salah seorang Ketua RT di Kota Banjarmasin itu, menyayangkan pula atas kebijakan yang menetapkan maksimal hanya 300 orang per tempat pemungutan suara (TPS).
"Karena, kalau satu RT ada 500 pemilih, maka akan terjadi pemisahan/pembagian pemilihan tersebut, yang bisa berdampak tercecernya pemilih bila tidak teradministrasi dengan rapi dan baik," ujarnya.
"Kalau pemilih tercecer, selain merugikan pemilih itu sendiri, juga mengurangi tingkat partisipasi masyarakat terhadap pemilu dan bisa mengurangi kualitas pesta demokrasi nasional tersebut," lanjutnya.
Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Golkar, untuk DPRD Kalsel pada Pemilu 2014 itu mengajak, masyarakat agar beramai-ramai menyukseskan pesta demokrasi nasional yang tinggal sekitar enam bulan lagi.
"Mari kita sukseskan Pemilu 2014, antara lain dengan beramai-ramai datang ke TPS untuk memilih terhadap wakil-wakil rakyat pada parpol peserta Pemilu 2014," demikian Puar Junaidi.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.