Oleh Yose Rizal

Martapura, (Antaranews Kalsel) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Raudhatul Jannah mengatakan Desa Mandi Kapau Barat memiliki kualitas pembangunan yang tinggi.


"Kasus kematian ibu hamil dan gizi buruk pada anak tidak ada sehingga membuktikan kualitas pembangunan desa setempat tinggi," ujarnya di Martapura, Rabu.

Penilaian tersebut disampaikan usai mendampingi tim penilai mengunjungi desa yang telah ditetapkan mewakili Kabupaten Banjar pada lomba desa tingkat provinsi Kalsel tahun 2013.

Ia mengatakan, kondisi itu juga menggambarkan tingkat kesejahteraan dan pendidikan di desa yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Karang Intan tersebut sudah baik.

Menurut istri Bupati Banjar Khairul Saleh itu, kondisi yang sudah baik harus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga bisa meraih nilai maksimal dalam penilaian lomba desa.

"Namun, juara bukan tujuan tetapi menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat desa dan lapisan masyarakat sehingga kualitas pembangunan manusia semakin baik," ungkapnya.

Sementara itu, prestasi yang diraih Desa Mandikapau Barat pada lomba desa sangat bagus karena berhasil meraih juara pertama lomba desa tingkat provinsi Kalsel 2010.

Kemudian pada 2013, kembali masuk nominasi sehingga mendapat penilaian dari tim lomba desa tingkat Kalsel yang mengunjungi desa itu didampingi seluruh pihak terkait.

Kunjungan tim penilai dipimpin Titik Suhardi didampingi Bupati Banjar Khairul Saleh, Ketua Tim Penggerak PKK Banjar Rauhatul Jannah, dan sejumlah pejabat Pemkab Banjar.

  "Harapan kami, Desa Mandi Kapau Barat mendapat penilaian yang tinggi sehingga kembali meraih penghargaan seperti yang diraih pada 2010," kata bupati Banjar.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026