Oleh Syamsuddin Hasan

  Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan menjadikan pengalaman Pemilu 2009 sebagai bahan evaluasi.

"Kami akan evaluasi pengalaman Pemilu 2009 sebagai salah satu bahan untuk pemenangan pada Pemilu 2014," ujar Wakil Ketua DPD PDIP Kalsel Hermansyah, sebelum acara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2013, di Banjarmasin, Senin.

Anggota DPRD Kalsel dua periode dari PDIP itu mengajak rakannya sesama pengurus atau kader partai politik (parpol) berlambang kepala banteng moncong putih itu, untuk tidak berkeceil hati atas hasil Pemilu 2009.

"Walau perolehan suara atau kursi di DPRD Kalsel, kita mengalami penurunan pada periode 2009 � 2014 karena hanya mendapatkan jatah lima kursi, jangan membuat berkecil hati," ajaknya.

"Pengalaman Pemilu 2009 hendaknya menjadi bahan evaluasi, untuk memperkuat basis-basis PDIP dan memperkuat fungsi organisasi sayap partai serta menggalang pemilih pemula supaya bergabung dengan PDIP," lanjutnya.

Ia memperkirakan, dari 55 kursi di DPRD Kalsel yang diperebutkan partai politik (Parpol), PDIP bisa meraih sekitar 27 persen kursi di DPRD Kalsel.

"PDIP Kalsel akan merebut kembali kursi pimpinan DPRD Kalsel pada Pemilu 2014, yang tinggal sekitar enam bulan lagi," tandasnya.

Menurut dia, target yang diinginkan PDIP tersebut cukup realistis, karena dari tujuh daerah pemilihan (dapil), PDIP yakin bisa memperoleh dua jatah kursi disetiap dapil.

"Dari tujuh dapil di Kalsel, kami menargetkan bisa menyumbangkan dua kursi, untuk DPRD provinsi setempat, kecuali dapil III Kabupaten Barito Kuala (Batola) kami hanya menargetkan satu kursi karena jatah yang diperebutkan hanya empat kursi," demikian Hermansyah.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Tjohjo Kumolo berpesan, pengurus PDIP Kalimantan Selatan, termasuk Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) provinsi setempat, agar jangan bermenover dan bekerja sendiri-sendiri.

"Setiap kader harus saling bekerjasama dengan seluruh struktur pengurus maupun calon anggota legislatif (caleg) dalam rangka menggerakan masyarakat untuk memilih pada Pemilu 2014," pesannya.

"Semangat gotong royong harus ditegakkan, jangan ada caleg bermanover atau jalan sendiri," tandasnya saat berada di Banjarmasin dalam rangkaian pembekalan caleg di Kalsel, baik untuk DPR-RI maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Ia juga menginginkan agar setiap pengurus partai harus mencermati atau memetakan basis PDIP maupun basis parpol lain.

Begitu pula caleg PDIP hendaknya bisa menjadi pimpinan Dewan di setiap daerah provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk di Kalsel, demikian Tjohjo Kumolo.

  Berdasarkan catatan, perolehan suara PDIP di DPRD Kalsel pada Pemilu 1999 mencapai sembilan kursi, kemudian Pemilu 2004 mengalami penurunan menjadi tujuh kursi, dan Pemilu 2009 turun lagi tinggak lima kursi.    


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026