Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Satuan Polisi Perairan Polresta Banjarmasin saat ini sedang menangani kasus temuan mayat seorang laki-laki yang mengapung di sungai Martapura.
Kepala Satuan Polisi Perairan Polresta Banjarmasin, AKP Untung Widodo di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan, mayat sosok laki-laki yang mengapung ditemukan warga di lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 wita, Jumat (18/10) pagi.
Mayat laki-laki itu ditemukan dengan posisi terlentang dan mengapung di sungai tepatnya di bawah Jembatan Dewi Banjarmasin Tengah.
Selanjutnya, setelah dievakuasi ke darat, dan diperiksa identitas dirinya diketahui korban tersebut bernama Wahyu Awaluddin (23) warga Taluk Kelayan RT 8 Banjarmasin Selatan.
Mayat langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum et revertum guna mengetahui apakah ada tindak kekerasan ditubuh korban atau tidak.
"Saat ini mayat sudah menjalani visum di kamar mayat oleh pihak medis di rumah sakit tersebut, dan kasus ini ditangani oleh kita, karena kejadiannya diwilayah perairan," terangnya kepada Antara.
Untung terus mengatakan, dari hasil pemeriksaan atau hasil visum sementara tidak ada ditemukan adanya tindak kekerasan ditubuh korban serta tidak ada luka-luka atau lebam ditubuh korban.
Sementara ini dan dugaan korban meninggal dunia karena terjatuh lalu tenggelam, dan penyelidikan tetap dilakukan oleh pihak Satuan Polisi Perairan Polresta Banjarmasin.
Terus dikatakan, polisi juga telah memintai keterang serta memeriksa beberapa saksi terhadap kasus penemuan mayat laki-laki muda yang mengampung di sungai tersebut.
"Ada tiga saksi yang sudah kita minta keterangan dan diperiksa diantaranya dari pihak keluarga korban dan saksi yang ada disekitar tempat kejadian dan yang pertama menemukan mayat itu," terangnya saat di hubungi melalui telepon genggamnya.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.