Oleh Ulul Maskuriah



Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Komisi Pemelihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan mengungkapkan hingga kini baru enam kabupaten dan kota yang melengkapi daftar pemilih tetap hasil dari data daftar pemilih tetap sebelumnya.

Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Selatan Nurkholis Majid di Banjarmasin, Senin, menjelaskan keenam kabupaten yang telah menyelesaikan perbaikan DPT tersebut yakni Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Tapin, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan dan Banjarmasin.

"Salah satu kendala dalam penetapan DPT adalah masih banyak kabupaten yang hingga kini dalam proses penyelesaian, belum sampai ke penyisiran," katanya.

Mengantisipasi hal tersebut, tambah dia, KPU terus mempercepat progres untuk melengkapi data pemilih, sehingga sisa waktu satu minggu terakhir ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk melengkapi pendataan.

Pendataan yang harus dilengkapi antara lain adalah, tempat tanggal lahir, status perkawinan dan beberapa data lainnya, yang menunjukkan identitas calon pemilih.

Menurut Nurkholis, beberapa kendala yang terjadi dalam proses pendataan antara lain, adalah input data yang hanya bisa dilakukan satu persatu, sehingga membutuhkan waktu cukup lama.

Selain itu, juga upaya penyisiran terkait umur dan status DPT yang juga harus dilakukan sangat cermat, sehingga tidak ada pemilih yang kehilangan hak kewarganegaraannya karena kesalahan pendataan.

"Kita upayakan seluruh kabupaten yang masih dalam proses pemenuhan data, bisa menyelesaikan tugas hingga 11 Oktober ini," katanya.

Selanjutnya, kata dia, KPU provinsi akan melakukan rapat penetapan pada tanggal 19 hingga 20 Oktober atau sekitar satu minggu setelah rapat pleno penetapan DPT kabupaten dan kota.

Nurkholis mengemukakan hingga kini KPU belum bisa memastikan berapa jumlah DPT untuk Kalsel yang berhak mencoblos pada Pemilu 2014 karena sedang dalam proses penyisiran tersebut.

Bagi masyarakat yang hingga 13 Oktober belum masuk DPT, pihaknya membuka DPT khusus untuk menghindari terjadinya golput oleh masyarakat, gara-gara ada masyarakat yang tidak terdata.

"Untuk itu Pantarlih akan terus melakukan penyisiran ke seluruh wilayah, untuk mencari warga yang tidak masuk dalam DPT," katanya.

Begitu juga dengan masyarakat yang ada di daerah terpencil, diharapkan bisa terdata dengan baik, sehingga tidak ada satupun masyarakat yang tidak memanfaatkan hak pilihnya pada Pemilu 2014.

Saat ini KPU kabupaten dan kota di Kalsel juga sedang melakukan sosialisasi tentang pentingnya Pemilu 2014 dan peran serta masyarakat dalam menentukan nasib bangsa untuk lima tahun ke depan.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026