"Total produksi padi sepanjang 2010 melampaui kebutuhan sehingga terjadi surplus atau kelebihan produksi," ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banjar Eddy Hasbi di Martapura, Kamis.
Menurut dia, total produksi padi yang disumbang dari sejumlah kecamatan di kabupaten itu sebanyak 238.635 ton GKG, sedangkan kebutuhan hanya 151.985 ton GKG sehingga kelebihan produksi sebanyak 86.650 ton GKG.
Kebutuhan pangan berupa padi di kabupaten yang jumlah penduduknya mencapai 506.204 jiwa itu digunakan untuk konsumsi, bibit, "buffer stock", pakan ternak hingga melayani kebutuhan industri.
"Namun, produksi yang terdata itu masih berupa angka sementara yang diperkirakan dari produktivitas 3.512 ton per hektare dari luas panen yang terealisasi seluas 67.609 hektare," katanya.
Ia mengatakan, produksi padi 2010 mengalami kenaikkan dibandingkan produksi padi tahun 2009 yang mencapai produksi 224.884 ton GKG atau terjadi kenaikkan sebesar 13.751 ton GKG (3,2 persen).
Dikatakannya, produksi padi yang berhasil terealisasi sepanjang tahun 2010 masih belum maksimal akibat tidak terpenuhinya sasaran tanam yang ditarget seluas 73.900 hektare dan luas panen yang dicapai hanya 67.609 hektare.
Disebutkan, penyebab tidak tercapainya sasaran tanam yang berdampak terhadap produksi padi secara keseluruhan itu disebabkan banjir yang melanda lima kecamatan penyumbang padi cukup besar di kabupaten itu.
Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Astambul dan Kecamatan Sungai Tabuk yang areal persawahannya terendam sehingga tidak bisa ditanami bibit padi.
"Banjir yang melanda lima kecamatan itu merendam ribuah hektar areal persawahan sehingga bibit padi tidak bisa ditanam disamping mengakibatkan gagal panen atau puso seluas 2.843 hektare," ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan produksi padi melalui program yang disiapkan diantaranya bantuan bibit padi kepada kelompok tani maupun penyuluhan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT).
"Bantuan bibit diberikan agar petani mampu mencapai produksi maksimal disamping penyuluhan oleh petugas SLPTT yang diharapkan mampu memacu semangat petani meningkatkan produksi padi," katanya./Rzl
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.