Oleh Hasan Zainuddin

Amuntai, (Antaranews Kalsel) - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Selatan, hingga Maret 2013 sebesar 181,7 ribu lebih atau hanya 4,77 persen.


"Jumlah ini terkecil nomor tiga se Indonesia" Ujar Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel, Abdul Wahid HK mengutip sambutan Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin, ketika peringatan hari jadi (Harjad) Propinsi Kalsel ke-63 yang jatuh setiap 14 Agustus, di Amuntai ibukota HSU, Rabu.

Jumlah angka kemiskinan ini menurun dibanding 2005 yang lebih dari angka 7 persen, bahkan dalam konteks wilayah Kalimantan, jumlah angka kemiskinan Kalsel yang terendah.

Sebab Propinsi Kalimantan Tengah dengan penduduk miskinnya tercatat sebesar 5,93 persen, Kalimantan Timur 6,07 persen dan Kalimantan Barat 8,24 persen.

Selain itu, katanya, Pemprov Kalsel telah mandiri dalam penyelenggaraan otonomi daerah dan telah mampu meningkatkan anggaran pendapatan dan belanja daerah menjadi Rp4,5 triliun, padahal delapan tahun sebelumnya APBD Kalsel hanya berkisar Rp883,7 miliar.

"Dengan jumlah APBD yang terus meningkat, kita menyaksikan geliat pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor lainnya semakin meningkat" katanya.

Dalam kurun enam dekade ini, masyarakat Kalsel semakin meningkat kesejahteraannya yang ditandai dengan besarnya penurunan angka kemiskinan dari tahun ke tahun dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, sektor industri semakin berkembang, terutama dengan berdirinya pabrik-pabrik bijih besi dan kelapa sawit di Kalsel yang membuka lapangan kerja dan menambah pemasukan PAD.

Ditambahkan, berdasarkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kalsel, pembangunan sektor industri ini sudah terealisasi senilai Rp11 triliun.

Sementara itu, peningkatan pembangunan dibidang pendidikan juga bisa terlihat dari proyek pembangunan sekolah menengah unggulan SMA Banua sebagai wujud tekad dan keinginan Pemprop Kalsel meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Disamping sejumlah penghargaan yang diraih Pemprov Kalsel, seperti penghargaan Inklusif Award 2012, Anugerah Ki Hajar dan Apresiasi Pendidikan Islam (API).

Upacara peringatan Harjad Kalsel dipimpin langsung Bupati HSU Drs H Abdul Wahid HK yang menyebutkan pula peringatan Harjad bertepatan seusai Lebaran ini diharapkan membawa berkah bagi kelanjutan pembangunan Kalsel   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026