Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemudik lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah pada hari "H" dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, masih terlihat, namun jumlahnya sedikit dibadingkan hari-hari sebelumnya.

Pemantauan Antara Kalsel, Kamis siang, baik yang lewat Terminal Induk Banjarmasin maupun "terminal-terminal bayangan" di ibu kota provinsi tersebut, pemudik lebaran Idul Fitri 1434 H hanya sedikit.

Oleh sebab itu, armada angkutan penumpang umum, untuk antar-kota dalam provinsi (AKDP), baik yang ada di terminal maupun terminal bayangan masih cukup untuk melayani pemudik lebaran pada hari "H" tersebut.

Sementara pemudik lebaran pada hari "H" tersebut umumnya tujuan daerah hulu sungai atau "Banua Anam" Kalsel yang terdiri Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Keadaan serupa terhadap pemudik lebaran pada hari "H" yang menggunakan angkutan penumpang umum antara kota antara provinsi (AKAP), seperti oto bus, yang lewat terminal induk Banjarmasin jauh lebih sedikit dari pengguna AKDP.

Armada AKAP yang ada di terminal induk Banjarmasin, untuk jurusan Balikpapan dan Samarinda, Kalimantan Timur, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Selain itu, untuk jurusan kota-kota yang ada di pedalaman Kalteng, seperti Buntok, ibu kota Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan Muara Teweh, ibu kota Kabupaten Barito Utara (Barut).

Kepala UPDT Terminal Banjarmaisn M Yusuf, menyatakan, angkutan pemudik lebaran tahun ini yang lewat terminal induk di Jalan A Yani Km6 tersebut bisa dikategorikan berjalan lancar.

Pasalnya sejak H-7 sampai hari "H" tidak ada pemudik yang terlantar di terminal induk Banjarmasin, untuk semua tujuan, karena armada angkutan tetap tersedia.

Namun sebagai antisipasi, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kota Banjarmasin bekerjasama dengan berbagai pihak, tetap menyediakan angkutan cadangan, demikian M Yusuf.


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026