Banjarmasin, Â (Antaranews Kalsel) - Tiga perempuan diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) terjaring patroli saat polisi sedang melaksanakan Operasi Sikat Intan 2013 di wilayah Kota Banjarmasin.
Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Rabu mengatakan, keberadaan PSK merupakan keluhan dari masyarakat dan meminta polisi untuk menertibkan apalagi saat ini masuk dalam bulan Ramadhan.
Karena adanya keluhan masyarakat itu, maka Operasi Sikat Intan salah satu target operasinya adalah menertibkan para PSK yang sering mangkal di pinggir jalan Kota Banjarmasin.
Dikatakan, pada Rabu (24/7) dini hari sekitar pukul 00.30 wita, di kawasan Pasar Sudimampir polisi yang sedang melaksanakan patroli mengamankan satu wanita diduga sebagai PSK.
Satu orang PSK yang diamankan itu diketahui berinisial AN (23) dan langsung dinaikan ke mobil patroli dan polisi kembali melanjutkan patrolinya untuk mencari PSK-PSK jalanan tersebut.
Saat berada di kawasan jalan Samudra Banjarmasin Tengah, polisi kembali mendapati dua orang PSK yang sedang mangkal di jalan tersebut dan langsung diamankan polisi yang sedang melakukan patroli.
Dua orang PSK di jalan Samudra itu diketahui berinisial NM (19) dan SH (30), sehingga jumlah PSK menjadi tiga orang, dan langsung di bawa kekantor untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.
"Kita lakukan pendataan dan pembinaan dulu setelah itu baru kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku guna menjalani sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Banjarmasin," terangnya kepada Antara.
Haryoni terus mengatakan, saat ini Polresta Banjarmasin sedang melaksanakan Operasi Sikat Intan 2013 yang dimulai dari (19/7) sampai dengan (30/7) sehingga apapun bentuk tindak pidana dan keluhan masyarakat akan ditindak tegas oleh pihak yang berwajib.
Hal itu dilakukan polisi untuk mengantisipasi dan meminimalisir aksi kriminalitas dan kejahatan yang sering terjadi di Kota Banjarmasin dan tindakan tegas itu juga akan dilakukan di lapangan apabila pelaku tertangkap tangan atau banyaknya laporan polisi.
 "Operasi ini bertujuan untuk cipta kondisi agar Kota Banjarmasin terjaga, terpelihara keamanan dan ketertiban masyarakatnya serta selalu kondusif dari aksi-aksi kriminal yang meresahkan warga," ucap Haryono. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.