Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin meminta agar Pertamina menjaga stok bahan bakar minyak menjelang Lebaran Idul Fitri 1434 hijriah.


"Saya harap Dinas Pertambangan segera berkoordinasi dengan Pertamina untuk membicarakan masalah stok BBM ini," kata Gubernur di Banjarmasin, Rabu.

Menurut Gubernur, BBM merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang cukup vital menjelang Lebaran, sehingga jangan sampai terjadi kelangkaan, karena bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengantisipasi hal tersebut, koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Hiswana Migas harus segera dilakukan sejak sekarang, sehingga tidak akan ada gangguan pada saat hari H.

Selain masalah stok BBM, angkutan lebaran, jalan, dan terkait lainnya juga harus dipersiapkan mulai sekarang, sehingga pada saat pelaksanaan terutama mulai H-7, masyarakat bisa terlayani dengan baik.

Dinas Perhubungan, kesehatan dan terkait lainnya, diharapkan juga segera berkoordinasi untuk membangun posko arus mudik sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

"Pada H-7 saya harapkan seluruh pembangunan jalanan telah selesai, dan peralatan pembangunan juga sudah dibersihkan dari jalan," katanya.

Menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, diharapkan pihak terkait, juga membuat rambu-rambu lalu lintas serta rambu peringatan terutama di jalur-jalur berbahaya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menghimbau agar masyarakat tidak mudik dengan sepeda motor untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

"Jangan sampai satu sepeda motor dimuatin empat orang, satu anak di depan, kemudian belakang istri dan anaknya ditambah setumpuk barang bawaan," katanya.

Kebiasaan masyarakat tersebut, kata dia, sangat membahayakan dirinya sendiri bersama keluarga, karena rawan terjadinya kecelakaan, apalagi perjalanan dilakukan pada malam hari.

Masyarakat, kata dia, akan jauh lebih aman bila mudik dengan memanfaatkan angkutan umum, yang armadanya kini sudah mulai dipersiapkan, baik milik swasta maupun pemerintah.

Gubernur juga berharap, dinas kesehatan membuka posko yang mampu memberikan pelayanan kesehatan sewaktu-waktu, termasuk pada saat Lebaran Idul Fitri.

"Seluruh pelayanan yang harus dipersiapkan menyambut lebaran Idul Fitri sudah harus dikoordinasikan mulai sekarang," katanya.




Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026