Banjarmasin, Â (Antaranews Kalsel) - Unit Patroli Kota Regu III Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa dini hari membubarkan sejumlah pemuda yang sedang pesta minuman keras (miras) di pangkalan ojek Jalan Sultan Adam.
Antara melaporkan, ketika itu unit patroli melintas di pangkalan ojek depan gedung SMAN 5 Banjarmasin, dan melihat anak-anak muda sedang berkumpul di depan sekolahan tersebut.
Polisi yang menggunakan mobil patroli bersama wartawan bermaksud menghampiri kerumunan itu.
Belum sampai ke kerumunan tersebut, semua orang di tempat tersebut berhamburan lari meninggalkan tempat mereka karena mengetahui polisi hendak menghampiri.
Polisi langsung memeriksa tempat mereka, dan menemukan setengah botol miras yang tak sempat dibawa lari para pemuda yang kabur.
Polisi pun mengambil miras tersebut dan menumpahkannya dibangku tempat mereka duduk-duduk sambil memeriksa sekitar tempat tersebut, untuk mencari bukti lainnya.
Tak berapa lama, datang penjaga malam dan berkata bahwa memang tiap malam para anak muda tersebut berkumpul di pangkalan ojek itu, dan berpesta miras, tetapi tak ada yang berani menegur mereka.
"Kalau bisa tiap malam patroli ke kawasan ini pak, karena para anak muda itu hampir tiap malam mereka kumpul-kumpul dan kemungkinan pesta minuman keras. `Gak` ada yang berani `negur` karena kebanyakan orang dekat kawasan ini juga," ucap penjaga malam yang tidak mau menyebutkan namanya.
Sementara itu Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Haryono MT di Banjarmasin mengatakan, setiap unit patko wajib melakukan merazia penyakit masyarakat untuk cipta kondisi di bulan Ramadhan.
Sasaran dan target razia pekat itu antara lain pekerja seks komersial (PSK), balapan liar, pemabuk, minuman keras, pengisap lem, senjata tajam, dan pasangan mesum di kamar hotel.
 "Kami akan terus melakukan cipta kondisi di bulan Ramadhan, agar masyarakat merasa aman, nyaman dan tertib, serta meminimalisir dan mengantisipasi niat dari para pelaku kejahatan," ucap Haryono  Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.