Permintaan itu dalam pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) tingkat provinsi tersebut, Kamis (10/2).
Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Ihsanudin dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan, pihaknya memberi apresiasi atas keberadaan DPD HIPMIKINDO, terlebih dengan tujuan dan program positif.
Program DPD HIPMIKINDO Kalsel 2009 - 2014, selain melakukan pengembangan dan pembinaan organisasi, juga menjadikan Murjani Bisnis Corner (MBC), sebuah lapangan terbuka di "kota idaman" Banjarbaru (32 Km utara Banjarmasin).
Saran lain dari anggota Komisi II DPRD Kalsel, agar DPD HIPMIKINDO membuat peta atau memetakan potensi dalam upaya untuk lebih memajukan peran serta pengusaha mikro dan kecil dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.
Selain itu, wakil-wakil rakyat Kalsel tersebut mengingatkan, DPD HIPMIKINDO jangan cuma pengurus yang sukes, sementara anggota tak terperhatikan dan keleleran.
Hal lain yang juga harus menjadi perhatian DPD HIPMIKINDO Kalsel agar tetap eksis, program kerja hendaknya menyentuh kepentingan masyarakat bawah.
Begitu pula DPD HIPMIKINDO hendaknya dapat menghidupkan kembali dan membina koperasi sebagai wahana untuk bisa lebih maju.
Dari 13 kabupaten/kota se Kalsel, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hipmikindo, baru ada di Banjarbaru, sementara beberapa kabupaten masih dalam proses, diantaranya Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Hulu Sungai Tengah (HST).(Shn*C)
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.