Banjarmasin (ANTARA) - Puluhan pengusaha muda di Provinsi Kalimantan Selatan tampil dalam gelaran Rocket Entrepreneur’s Day 2026 yang diselenggarakan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandination Academy, dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

Kegiatan yang diselenggarakan di Lecture Theater General Building ULM Banjarmasin, Kamis 13/8, tersebut dihadiri oleh Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy Sandiaga Salahuddin Uno, Rektor ULM Prof. Ahmad, Ketua YABN Zuraida Murdia Hamdie, Founder & Direktur Program Sandination Academy Reni Fitriani, Direktur Eksekutif YIS Erna Usman, serta ratusan mahasiswa ULM Banjarmasin.

Ketua YABN Zuraida Murdia Hamdie menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan program beasiswa Indonesia Bright Future Leaders (IBFL) di perguruan tinggi yang didukung Adaro dan YABN untuk mendorong lahirnya generasi muda inovatif dan berdaya saing melalui pengembangan jiwa kewirausahaan.

Baca juga: YABN bekali kesiapan karier bagi mahasiswa IBFL
Baca juga: YABN dan ULM perkuat kolaborasi pengembangan program Beasiswa IBFL 2025

"Karena tidak semua penerima beasiswa kita itu ingin menjadi karyawan ketika sudah lulus. Ada yang ingin menjadi entrepreneur atau pengusaha, kita akomodasi," ujarnya.

Zuraida mengungkapkan, melalui kerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Sandination Academy, keinginan mahasiswa dan para sarjana, khususnya dari ULM, yang ingin menjadi pengusaha diwujudkan melalui program Rocket Entrepreneur’s Day 2026.

Diungkapkan dia, puluhan pengusaha muda yang mulai merintis usaha mendapatkan kesempatan mengikuti program ini hingga ke jenjang nasional.

"Ini adalah upaya kami menyiapkan masyarakat lingkar tambang, anak-anak muda, khususnya yang aspirasinya itu ingin menjadi pengusaha," ujarnya.

Founder & Direktur Sandination Academy Reni Fitriani mengungkapkan, pihaknya memiliki program pembinaan pengusaha muda bernama Rocket. Sejak 2025 hingga kini, program tersebut telah menginkubasi sekitar 700 brand entrepreneur di Indonesia.

Baca juga: ULM perkuat ekosistem kewirausahaan cetak pelaku usaha muda inovatif

"Dan sekarang karena kita berkolaborasi dengan YABN dan ULM ini, maka kami memberikan beasiswa program inkubasi dan akselerasi. Totalnya ada sebanyak 50 brand entrepreneur anak muda Kalsel yang kita inkubasi," ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, sebanyak 24 brand entrepreneur terpilih dan dinyatakan lulus dalam program Rocket Inkubasi.

"Dari itu kita pilih lagi sebanyak 11 brand entrepreneur mendapatkan beasiswa ke program nasional, yaitu Rocket Acceleration 2026," paparnya.

Diungkapkan dia, program ini tidak hanya berfokus pada proses inkubasi, tetapi juga memberikan akses terhadap pendanaan dan pasar.



Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026