Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Kepedulian industri semen merk "Tiga Roda" PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, kepada masyarakat di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, diwujudkan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui lima pilar pembangunan.
CSR Section Head Indocement Pabrik Tarjun, Yanuar Arif, di Kotabaru, Selasa mengatakan, PT Indocement Tungga Prakarsa Tbk berkomitmen untuk terus melaksanakan Program CSR yang merupakan perwujudan dari Visi dan Misi Indocement.
"Program CSR Indocement dilaksanakan dengan berpedoman pada program lima pilar pembangunan, yaitu, pilar pendidikan, pilar kesehatan, pilar ekonomi, pilar sosial budaya agama dan olahraga, serta pilar keamanan," ujarnya.
Melalui Program CSR ini, dimaksudkan untuk turut meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dan komunitas lokal.
Serta terciptanya dukungan masyarakat terhadap perkembangan perusahaan, karena perusahaan adalah bagian dari entitas sosial.
Bagian lain dari kegiatan CSR Indocement, adalah program pembangunan yang berkelanjutan, atau suistainable development program.
Program tersebut diterapkan diseluruh lokasi usaha, baik di Pabrik Citereup dan pabrik Cirebon di Jawa Barat, maupun pabrik Tarjun di Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Yanuar menjelaskan, program CSR Indocement pabrik Tarjun, triwulan pertama 2013 untuk desa-desa binaan di sekitar operasional perusahaan, di antaranya.
Pilar pendidikan, berupa insentif honor guru, pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lomba kreativitas siswa, sosialisasi pola hidup sehat, bantuan semen untuk pagar sekolah dan renovasi gedung Madrasah Diniyah Izharul Ulum.
Pada pilar kesehatan, berupa pelayanan kesehatan disemua desa binaan, pemberian makan tambahan untuk anak guna hindari gizi buruk, donor darah, pembangunan MCK.
Selanjutnya pilar ekonomi, pelatihan dan pembinaan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM), bidang peternakan dan bantuan 12 ekor kambing, pemberian bibit perkebunan dan pertanian, bantuan ribuan bibit ikan Nila, training kerajinan amplang roti dan kue.
Sedangkan pilar sosial budaya agama dan olahraga, berupa, perbaikan jalan utama desa, pembangunan parit, bantuan gorong-gorong, pembangunan mushola, dan bantuan sarana kesenian.
Serta bantuan semen untuk tempat ibadah, bantuan pengelolaan balai adat, pembangunan kantor desa, renovasi tiga buah gedung olahraga di tiga desa binaan, dan semenisasi jalan Madrasah Tsanawiyah Nurul Musthafa.
Pilar keamanan, yakni, berupa training pemadaman kebakaran, linmas Tarjun, pembangunan pos kamling, SAR Indocement turut, membantu keamanan perairan sekitar dermaga perusahaan, dan membantu penanggulangan bencana alam seperti kebakaran.
Kepala Desa Langadai, Eddy Marhadi, mengemukakan, sebelumnya kondisi ruas jalan di wilayahnya rusak, digenangi air dan sering terjadi banjir, karena belum dibangun parit.
Ruas jalan yang kondisinya rusak tersebut, merupakan satu-satunya jalan yang dimanfaatkan masyarakat beraktivitas sehar-hari, seperti mengangkut hasil perkebunan, bekerja dan sekolah.
Selain perbaikan ruas jalan, masyarakat juga memerlukan adanya pembangunan sarana dan prasarana, seperti, gedung PAUD dan ruang kelas baru untuk sekolah dasar.
"Alhamdulillah keperluan tersebut kini satu persatu, mulai dipenuhi perusahaan melalui program CSR," terangnya.
Ia berharap, pendidikan warga desa binaan terus menjadi program utama Indocement agar pendapatan usaha warga desa terus meningkat dan hubungan baik ini selalu terbina dan terjaga, katanya
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.