Manager Umum PT Conch South Kalimantan Mr Sun Chengfei melalui penerjemahnya Noraina Amalia Nunci menjelaskan saat ini produksi semen masih di bawah target.
"Kita optimis minat pasar lokal khusus di Tabalong akan semen Conch meningkat," ungkap Sun.
Mengingat harga semen Conch lebih murah dibanding produk dari luar Kalimantan seperti semen Gresik dan Indocement.
Ia pun mengakui untuk bisa memenuhi target produksi perlu mengoptimalkan sistem pemasaran agar prosentasi pembeli semen Conch meningkat hingga ke luar Pulau Kalimantan.
Karena itu Conch tetap mengoperasikan satu mesin pengolahnya meski saat ini terdapat dua kiln di lokasi pabrik Desa Saradang Kecamatan Haruai.
Dalam enam bulan terakhir perusahaan asal Tionghoa ini sudah memproduksi semen sekitar 80 juta ton yang dipasarkan di seluruh wilayah Kalimantan.
"Satu hari produksi semen masih di bawah 2.000 ton," jelas Sun.
Sun pun mengharapkan masyarakat Tabalong terus menggunakan semen Conch agar produksinya bisa meningkat.
Terkait bahan baku pengolah semen Conch mendapatkan suplai dari sejumlah pemegang Ijin Usaha Pertambangan di sekitar pabrik.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Gunawan Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.