Antaranews Kalsel-Sebagai daerah yang sebagian wilayahnya merupakan kawasan pesisir menjadikan Tanah Bumbu sebagai satu daerah di Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki kekhasan budaya daerah berupa pesta adat Mappanretasi.
Pesta adat masyarakat nelayan pesisir Pagatan itu bahkan sudah masuk dalam kalender budaya nasional.
Karenanya beralasan sekali kalau kemudian ikon budaya pesisir itu dijadikan pemerintah daerah sebagai even budaya unggulan daerah sekaligus menjadi even budaya nasional.
Ditetapkannya Pantai Pagatan sebagai objek garapan pengembangan pariwisata unggulan daerah, karena sejauh ini di pantai itu merupakan satu dari sekian banyak objek pariwisata yang ada di Bumi Bersujud yang dikenal secara luas oleh masyarakat, tidak hanya oleh warga masyarakat Kalsel saja, namun juga dikenal oleh masyarakat di luar Kalsel.
Untuk mewujudkan rencana pengembangan pantai Pagatan, pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pada tahun 2012 mulai melakukan tahapan-tahapan pembenahan yang salah satunya dengan membangun sarana dan prasarana penunjang pariwisata pantai Pagatan.
Sebagai langkah awal yang dilakukan pemerintah daerah guna mendorong tingkat kemajuan pariwisata pantai Pagatan yakni dengan peningkatan pembangunan tugu, peningkatan kualitas panggung utama kegiatan pesta adat Mappanretasi, penambahan wc dan tempat pemandian sekaligus taman.
Untuk merealisasikan program tersebut Pemkab Tanah Bumbu melalui alokasi anggaran APBN 2013 telah mengganggarkan dana program sebesar Rp2 Miliar. Nantinya untuk pembenahan pantai Pagatan dilakukan secara bertahap dengan pola multy years yang dimulai sejak tahun 2012 selama tiga tahun kedepan.
Tiga tahap pembenahan itu meliputi pembenahan dengan objek zona penyangga /daerah siring, zona utama/panggung, dan zona penunjang.
Pelaksanaan ikon wisata budaya Mappanretasi sendiri oleh masyarakat setempat dan pemerintah daerah digelar selama tiga pekan pada bulan April, bertepatan dengan bulan diperingatinya hari ulang tahun Kabupaten Tanah Bumbu yangh jatuh pada tanggal 8 April.
Potensi pariwisata lain yang saat ini juga mendapatkan perhatian serius Pemkab Tanah Bumbu yakni wisata laut berupa terumbu karang yang ada di Pantai Sungai Dua Laut Kecamatan Sungai Loban dan Pantai Angsana yang ada di Kecamatan Angsana.
Untuk menjadikan potensi kawasan terumbu karang daerah di dua titik pengembangan tersebut menjadi kawasan yang mampu dikembangkan secara ekonomis, Pemkab Tanah Bumbu secara kontinyu dan terencana telah pula melakukan langkah tranplantasi terumbu karang dan juga pembenahan-pembenahan perbaikan insfrastruktur dan peralatan snorkling serta alat pendukung lainnya.
Untuk program tranplantasi, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan pada tahun 2010 pemkab melakukan transplantasi sebanyak 300 buah, tahun 2011 sebanyak 300 buah, dan tahun 2012 sebanyak 300 buah dan membuat 100 buah terumbu karang buatan. Pada tahun 2013, Pemkab Tanbu kembali melakukan tranplantasi terumbu karang sebanyak 50 buah di wilayah Pantai Angsana.
Selain melakukan langkah program transplantasi dan rehabilitasi, Pemkab Tanbu juga melakukan langkah taktis dengan mengikutsertakan peran aktif nelayan setempat dalam kelompok pelestari terumbu karang.
Hingga saat ini telah terbentuk dua kelompok pelestari terumbu karang, yakni Kelompok Pemuda Sahabat Laut yang ada di Kecamatan Angsana dan Kelompok Karang Indah Lestari di Sungai Dua Laut Kecamatan Sungai Loban, dan pada tahun 2013 ini, Pemkab Tanbu kembali akan membentuk kelompok pelestari di Kecamatan Satui yaitu Kelompok Lobster di Desa Sungai Cuka.
Pewarta: Humas TanbuEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026