Oleh: Ulul Maskuriah

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov Kalsel menyebutkan perlu dana ratusan miliar rupiah untuk menyelesaikan pembangunan dan pengaspalan jalan tembus Marabahan Kabupaten Barito Kuala ke Kecamatan Margasari Kabupaten Tapin.


Menurut Martinus di Banjarmasin, Rabu, Pemerintah Provinsi Kalsel telah mengusulkan penyelesaian pembangunan jalan tembus tersebut ke pemerintah pusat, namun dananya diberikan secara bertahap atau dalam beberapa kali tahun anggaran.

"Pada 2013 dana pembangunan jalan tersebut dianggarkan hingga Rp20 miliar, dan diharapkan anggaran tersebut akan terus mengucur hingga seluruh bagian jalan selesai diaspal," katanya.

Menurut Martinus, selain ruas jalan tersebut, masih cukup banyak infrastruktur jalan dan jembatan yang harus segera di selesaikan pembangunannya, terutama untuk mengatasi kemacetan dan peningkatan arus lalu lintas di dalam kota Banjarmasin.

Tujuan dibukanya jalur Marabahan ke Margasari adalah menjadi salah satu alternatif atau jalan keluar kendaraan dari jalur utama di Kota Banjarmasin.

Saat ini, keluar masuknya kendaraan dari Banua Enam ke Kota Banjarmasin hanya ada satu jalur, dengan terbukanya jalan Marabahan - Margasari, maka sebagian kendaraan bisa melintasi jalur alternatif tersebut.

Selain itu, tujuan dibukanya jalur ini adalah untuk memperpendek jarak tempuh serta memacu perkembangan ekonomi di kabupaten Barito Kuala dan kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.

Saat ini, warga Tapin dan Banua Enam lainnya, untuk menuju ke Kabupaten Barito Kuala harus melintasi Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Banjarmasin baru menyeberang ke Kabupaten Barito Kuala.

Dengan terbukanya jalur alternatif tersebut, maka warga Tapin bisa langsung ke Batola tanpa harus melintasi beberapa kabupaten tersebut, bahkan untuk ke Banjarmasin warga Banua Enam akan lebih dekat melewati Batola.

  Mendukung penyelesaian pembangunan tersebut, kini Pemkab Batola sedang dalam proses pembangunan jalan poros wilayah utara seperti pembangunan poros jalan Marabahan- Tabukan - Muara Pulau, yang akan segera dilakukan pengerasan hingga empat kilometer.


Demikian pula ruas jalan Jambu Kuripan, dari sepanjang 20 kilometer, kini tinggal delapan kilometer yang belum di cor beton dan diharapkan pada 2013 ini selesai.

  Dengan demikian, diharapkan pada lima tahun ke depan, masyarakat bisa menuju Kecamatan Kuripan lewat darat melalui ruas jalan Marabahan, kemudian memutar di Margasari dan Kecamatan Kuripan   


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026