"Layani setiap masyarakat dengan humanis dan penuh senyuman apabila membutuhkan bantuan kita," katanya di Banjarmasin, Kamis.
Dikatakannya, dengan pelayanan yang humanis kepada masyarakat maka akan tercipta keakraban antara polisi dan masyarakat itu sendiri.
Sekarang, kata dia, bukan zamannya lagi masyarakat takut dengan polisi. Polisi itu, katanya, justru menjadi sahabat sehingga ada rasa bahu membahu dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah agar tetap kondusif.
"Ciptakan kondisi yang kondusif dengan selalu memberikan informasi kepada polisi apabila ada suatu kejadian atau ada perbuatan yang mencurigakan agar cepat ditindaklanjuti," ucap Kapolresta Banjarmasin.
Kombes Pol Sumarto juga meminta kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin untuk melaporkan apabila ada anggotanya yang bersikap arogan kepada warga saat di lapangan ataupun saat memberikan pelayanan.
Terus, dia mengatakan, polisi tidak boleh menggunakan kekerasan, kecuali dibutuhkan untuk mencegah kejahatan, membantu melakukan penangkapan terhadap pelanggar hukum atau tersangka sesuai dengan peraturan.
Secara aturan, ujar dia, polisi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat, tepat, mudah, nyaman, transparan, dan akuntabel berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Jadi sekali lagi saya tegaskan apabila ada polisi di jajaran Polresta yang bersikap arogan kepada masyarakat silahkan laporan dan apabila terbukti maka akan saya tjndak tegas," tuturnya kepada Kantor Berita Antara.
Perwira menengah Polri itu kembali mengingatkan, sebentar lagi akan ada arus balik Lebaran. Karena itu polisi tetap diminta bersikap humanis kepada masyarakat dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pengayom, pelindung dan pelayan yang profesional, modern, dan terpercaya.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Gunawan Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.