Banjarmasin (AntaranewsKalsel) - Sebanyak 20 ribu lembar kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hingga saat ini belum diambil oleh pemiliknya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat.
Kepala Disdukcapil Kota Banjarmasin Rachmah Norlias di Banjarmasin, Jumat, membenarkan tentang jumlah E-KTP yang belum, diambil warga itu.
Ia mengatakan E-KTP yang sudah selesai dan sudah dibagikan memang sudah cukup banyak, mencapai sekitar 300 ribu lembar, sedangkan sekitar 20 ribu belum diambil pemiliknya.
Jumlah penduduk wajib KTP yang terdata pada program E-KTP dan sudah selesai pencetakan di daerah itu 349.553 orang.
"Kalau yang sudah terekam pada program E-KTP hingga sekarang ini hampir mencapai 400 ribu," katanya.
Hingga saat ini, katanya, perekaman data sidik jari dan iris mata secara gratis terus dilakukan petugas di setiap kecamatan.
Namun, katanya, hal yang masih belum jelas saat ini terkait dengan cetak E-KTP yang baru terdaftar pada 2013, apakah masih oleh pusat atau dipercayakan ke daerah.
Sebab, katanya, ada rencana pencetakan E-KTP pada 2013 diserahkan kepada daerah.
"Kalau yang masuk daftar rekam identitas 2012 tadi masih tanggung jawab pusat cetaknya. Nah yang masuk rekam tahun ini masih belum pasti, kita masih menunggu kebijakannya," kata Rachmah.
Dia mengakui, warga Kota Banjarmasin yang belum mendatakan identitas diri pada program E-KTP masih sekitar 30 ribu orang.
Angka itu, katanya, sesuai data kependudukan yang terekam di instansinya.
Oleh karena itu, katanya, warga yang belum melakukan rekam data E-KTP dianjurkan segera melakukannya.
Selain itu, pihaknya juga sudah jemput bola, terutama mendata wajib KTP pemula, seperti mendatangi sekolah dan kampus untuk keperluan tersebut.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.