Komando Distrik Militer (Kodim) 1022 Tanah Bumbu, Provinsi KaLimantan Selatan, memberikan pendidikan bela negara kepada pelajar, khususnya di Sekolah Luar Biasa (SLB) Satui guna membentuk sikap disiplin waktu, aktivitas, dan pengaturan kegiatan lain.
    
Komandan Kodim 1022 Tanah Bumbu Letnan Kolonel CZI Bintarto joko yulianto melalui Komandan Koramil 04 Satui Kapten Infantri Aris P.H, di Batulicin, Rabu, mengatakan pendidikan bela negara sangatlah penting untuk dimiliki anak-anak khusunya meraka yang berkebutuhan khusus.
    
"Dalam pendidikan itu apabila sering dilakuakn kedepannya dapat menimbuhkan rasa semangat dalam mejalani aktifitas sehari-hari dengan keterbatasn fisik yang mereka miliki," kata Aris.
    
Dia mengatakan, dalam pemberian ilmu bela negara kali ini berbeda dengan memberikan materi pada siswa yang umumnya, kali ini perlu keahlia khusus sperti kemampuan untuk berkomunikasi dengan anak tuna rungu dan tuna grahita.
    
Pemberian materi bela negara terhadap anak berkebutuhan khussus perlu diselipkan dengan metode edukasi bermain agar mereka merasa enak dan mudah untuk memahami materi tersebut.
    
Tahap awal dalam memberikan pendidikan bela negara terhadap anak berkebutuhan khusus tersebut dengan memperkenalkan para pahlawan pejuang bangsa, mengenalkan lembaga TNI serta memperkenalakan jenis senjata dan lagu perjuangan.
    
Dalam pemberian pemdidika bela negara terhadap anak berkebutuhan khusus diharapkan memberikan rasa semagat hidup dama menggapai cita-cita. Bahkan meraka bisa lebih unggul dan berprestasi dibandingkan dengan orang yang normal.
    
"Sekitar 16 anak berkebutuhan Khusu yang kami bina, dan Alhamdulillah mereka sangat antusian untuk menerima materi yang kami berika, dan yang paling penting program ini akan terus kami lanjutkan hingga mereka benar-benar bisa memahami arti pendidikan bela negara," katanya.

Pewarta: Sujud Mariono

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019