Barabai, (Antaranews Kalsel) - Para seniman yang tergabung dalam Dewan Kesenian Kabupaten (DKK) Hulu Sungai Tengah (HST) memborong semua piala penghargaan pada kategori lomba cipta puisi Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XV yang diselenggarakan di Kotabaru.

Aruh sastra yang mengangkat tema "Menyingkap Eksotika Puitik Negeri Halimun" tersebut berlangsung selama 5 hari dari tanggal 6-10 November 2018 di Siring Laut Kotabaru.

Menurut bendahara DKK HST Ernawati, para sastrawan HST mendominasi lomba cipta puisi dan berhasil meraih juara pertama dengan judul "Megatruh Laut" karya Muhammad Rizky Rulitama.

Berikutnya berhasil juga menjadi juara kedua dengan  judul puisi "Rahasia Laut di Mata Ibu" karya Maulidanoor Aprilyanti dan juara ketiga dengan judul "Sembahyang Selat di Pulau Laut" karya Masruswian.

Erna menyampaikan, di ajang ASKS XV ini seluruh puisi yang dikirim oleh sastrawan se-kalsel dinilai oleh dewan juri dan dipilih menjadi 20 besar. Selanjutnya dipilih lagi sebagai juara 1, 2 dan 3, sedangkan 17 puisi lainnya dikategorikan sebagai puisi terbaik non ranking.

"Alhamdulillah juara 1, 2 dan 3 diraih oleh para sastrawan asal HST dan 17 puisi terbaik non ranking, 14 diantaranya merupakan karya cipta para sastrawan HST," katanya.

Sehingga, dari 20 puisi yang dicetak dalam buku kumpulan puisi pemenang ASKS XV yang diterbitkan oleh panitia, 17 puisi merupakan karya sastrawan asal HST.

Lebih lanjut Dia menuturkan, kalau melihat prestasi ke belakang, para sastrawan HST selalu bisa memberikan yang terbaik untuk lomba cipta puisi.

Diterangkannya, Pada ASKS XIII tahun 2016 di Kabupaten Tala, para sastrawan HST berhasil membawa pulang 5 piala yaitu juara 1, 2, 3, harapan 1 dan 2. Selanjutnya pada ASKS XIV tahun 2017 di Kandangan memperoleh juara 2, 3, harapan 1, 2, dan 3.

"Kami sangat bersyukur atas raihan prestasi di ajang ASKS XV ini, karena untuk tahun ketiga sastrawan HST mampu bersaing dengan sastrawan sastrawan lainnya dan kembali mengukir prestasi," ungkap wanita yang lebih 40 tahun bergelut di bidang seni budaya ini.

Keberhasilan ini, menurutnya tidak lepas dari perhatian Pemkab HST dengan memberikan fasilitas dan bantuan kepada para sastrawan untuk mengikuti event tahunan tersebut.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati HST atas dukungannya serta kepada rekan-rekan sastrawan yang sudah bekerja keras mengharumkan nama daerah di ajang ASKS ke XV ini," katanya.

ASKS merupakan ajang pertemuan dan silaturahmi para sastrawan, seniman dan budayawan se Kalimantan Selatan dan juga dihadiri dari luar pulau Kalimantan bahkan luar negeri.

Kegiatan itu sudah menginjak tahun ke 15 serta menjadi kegiatan sastra terbesar di Kalsel dan juga sangat dinantikan, karena membuka silaturahmi para sastrawan serta acara yang sangat bergengsi sebab di Indonesia bahkan di dunia kegiatan itu hanya ada di Kalsel.

Baca juga: Pedagang ikan yang direlokasi ke pasar Agrobisnis Barabai sempat protes
Baca juga: Pasar agrobisnis hanya boleh dijuali tiga komoditi
Baca juga: Pengelolaan irigasi dan PDAM HST diperdakan

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018