Kalangan DPRD Kotabaru menyayangkan adanya pos jaga di pasar Limbur Raya namun tidak berfungsi secara maksimal, karena tidak ada petugas jaga.


"Pos jaga tersebut sampai sekarang tidak ada penjaganya satu pun, sehingga pos tersebut seperti disia - siakan dan tidak digunakan sebagaimana mestinya," kata Anggota DPRD Komisi II Kotabaru H. Syaiful Bahri M.Si, Rabu.

Dia mengatakan tidak adanya perencanaan yang baik yang dilakukan Dinas Pasar sehinga mengakibatkan pos tersebut tidak berfungsi secara maksimal.

 "Apa gunanya pos tersebut, kalau tidak ada penjaganya," kata Syaiful.

Padahal, lanjut Syaiful, kalau di manfaatkan secara maksimal, pos tersebut dapat menjadi aset bagi Kabupaten Kotabaru khususnya Dinas Pasar itu sendiri.

Menurut dia, adanya penjaga di dalam pos membuat masyarakat khususnya di sekitar lokasi akan merasa aman dan pos tidak terbengkalai.

Pihaknya mengharapkan kepada Dinas yang terkait agar pos jaga tersebut difungsikan dan diigunakan sebagaimana mestinya sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat.

Salah satu masyarakat Budi yang berada disekitar pos tersebut mengatakan, sebenarnya pos tersebut pada awalnya sudah ada penjaganya setiap hari.

"Memang dahulu pos tersebut pada awalnya ada penjaganya," kata Budi.

Kami juga mengharapkan kepada Dinas Pasar agar mengaktifkan kembali penjaga di dalam pos tersebut setiap harinya, karena sekarang telah dimanfaatkan tukang ojek untuk mangkal, tambahnya.Suli/C

 

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012