Anggota Komisi I DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhlis Ridhani meminta pihak eksekutif melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperbanyak pelatihan keterampilan, untuk membuka peluang usaha.

"Kita ingin Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) memprioritaskan program pembukaan peluang usaha, dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)," katanya dalam keterangan, di Kandangan, Jumat.

Diterangkan dia, langkah ini dinilai krusial dalam menekan angka pengangguran di daerah tersebut saat memberikan tanggapan usai mengikuti rapat kerja pra Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2027.

Baca juga: Ketua DPRD HSS ajak para pelajar jadi generasi cinta budaya literasi

Pihaknya melihat program-program yang membuka peluang usaha bagi pengangguran saat ini masih sangat belum optimal dilakukan.

Dan agar SOPD lebih serius mempertimbangkan program pemberdayaan ekonomi, dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati HSS dalam mengurangi angka pengangguran.

Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah memperbanyak pelatihan keterampilan, bagi masyarakat.

Baca juga: DPRD HSS dorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan

“Perbanyak pelatihan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, untuk membuka peluang usaha secara mandiri,” ucapnya.

Selain isu pengangguran, ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap visi kepala daerah serta program swasembada pangan pemerintah pusat.

Ia mendorong adanya peningkatan anggaran di sektor pertanian, meliputi pembangunan infrastruktur, cetak sawah, jalan usaha tani, ketersediaan pupuk, hingga pengadaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

“Kami berharap SOPD dapat lebih bijak dalam mengelola anggaran, supaya benar-benar selaras dengan visi misi bupati serta program strategis pemerintah pusat,” tambahnya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026