PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, memacu penyaluran kredit produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah seiring peningkatan kinerja keuangan pada tahun buku 2025.
Penguatan intermediasi tersebut diarahkan pada sektor usaha mikro dan kecil guna memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat berbasis lokal.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tala Masturi di Pelaihari, Kabupaten Tala, Rabu, mengatakan kinerja BPR Tala menunjukkan tren positif yang berdampak pada penguatan ekonomi daerah.
“Dari beberapa indikator, kondisi PT BPR kita sehat. Dari sisi laba juga mengalami peningkatan yang cukup tinggi, 38,46 persen,” ujarnya.
Dia merinci laba tahun buku 2025 mencapai lebih dari Rp1,8 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp1,3 miliar, yang mencerminkan meningkatnya aktivitas pembiayaan di sektor riil.
Namun demikian, dia menekankan perlunya pengendalian rasio kredit bermasalah agar fungsi intermediasi tetap optimal dan berkelanjutan.
“NPL masih di atas enam persen, sementara kondisi sehat seharusnya di bawah lima persen. Ini menjadi kerja bersama agar ke depan bisa ditekan,” katanya.
Menurut dia, perbaikan kualitas kredit menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sektor keuangan daerah sekaligus mendukung kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan ekonomi.
Selain itu, terangnya, penguatan kelembagaan juga diperlukan untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan optimal, termasuk pemenuhan struktur pengawasan yang efektif.
“Perbaikan tata kelola dan kualitas kredit akan memperkuat peran BPR dalam mendukung pembiayaan sektor produktif masyarakat,” tambahnya.
BPR Tala juga mencatat capaian sebagai salah satu dari 50 BPR terbaik milik pemerintah daerah dengan aset Rp50-100 miliar, serta memperoleh opini wajar tanpa modifikasi, yang memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga tersebut.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026