Tanjung,  Antaranews. Kalsel - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan bekerjasama 
dengan PT Adaro Indonesia terus mendorong pendidikan inklusi bagi Anak Berkebutuhan Khusus 
(ABK) melalui Klinik Taman Mutiara.
   
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong Sutimbul di Tanjung, Jumat menyampaikan 
Anak Berkebutuhan Khusus memiliki peluang yang sama untuk mengikuti pendidikan melalui 
program pengajaran yang intensif.
   
"Kita pun menyiapkan para guru PAUD, Sekolah Dasar hingga orangtua untuk mengikuti 
pelatihan metode terapi Applied Behavior Analysis (ABA) yang cocok diterapkan bagi Anak 
Berkebutuhan Khusus," jelas Sutimbul.
   
Pelatihan metode ABA sendiri dilaksanakan Klinik Taman Mutiara yang eksis sejak 2015 
guna memberikan wawasan terkait program pengajaran yang intensif, terstruktur yang memecah 
perilaku dan kemampuan kompleks menjadi komponen sederhana. 
   
Menurut perwakilan program CSR PT Adaro Indonesia Yuri Budhi Sujalmi mengatakan bahwa 
Adaro dan mitra kerjanya telah bekerja sama dengan Klinik Taman Mutiara sejak 2015 dalam 
meningkatkan kepedulian terhadap isu ABK.
   
"Bentuk dukungan Adari tak hanya perlengkapan dan gedung klinik terapi namun termasuk 
pengembangan sumber daya manusia guru pendamping melalui pelatihan," jelas Yuri.
    
Melalui pelatihan tersebut diharapkan  guru pendamping dan orang tua murid menyadari 
metode pendampingan serta pentingnya peran keluarga, institusi pendidikan dan masyarakat 
dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017