Tepat pukul 22.00 Wita Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan diguyur hujan lebat disaat warga mulai memadati seluruh jalan raya guna menyambut pergantian tahun baru masehi  2012.


Guyuran hujan tersebut "memaksa" warga Banjarmasin untuk mencari perlindungan dengan berteduh di teras toko atau rumah warga, demikian hasil pemantauan ANTARA Minggu malam.

Akibat hujan lebat membuat lima penjuru kota yang terdiri dari Banjarmasin Utara, Selatan Timur, Barat dan tengah benar-benar "adem". Padahal, sebelumnya semua ruas jalan dipadati warga yang hendak melepas 2011 ke 2012.

Sebelum hujan turun, suasana bising karena deru kendaraan roda dua dan empat yang ditingkahi tiupan trompet sempat membuat Kota Banjarmasin hingar bingar.

Dari pantauan sejak habis shalat magrib warga yang didominasi kaula muda sudah terlihat bergerak menuju pusat keramaian terutama jalan raya dan terdengar dentuman petasan yang menerangi langit kota.

Ada juga yang sekadar berkumpul di depan rumah dengan keluarga dan tetangga sambil memasak atau membakar jagung.

Seperti yang dilakukan keluarga Iyan di Komplek AMD Permai yang sengaja berkumpul untuk merayakan pergantian tahun dengan membakar jagung dengan beberapa orang tetangga.

"Teman-teman di komplek mengajak membakar jagung dari pada ikut pawai hura-hura di jalan raya," kata Iyan.

Dikatakannya biaya membeli jagung dari iuaran warga sekikhlasnya kemudian membelinya juga rombongan ke Pasar Kalindo Raya.

Junaidi, warga Kabupaten Tapin (98 Km dari Banjarmasin) yang mengaku datang  bersama keluarga sejak sore berniat untuk merayakan pergantian tahun di Banjarmasin.

"Ya Kami sekeluarga ke Banjarmasin untuk merayakan tahun baru karena di kota lebih meriah pawai dan kembang apinya dan nanti siang bisa jalan-jalan ke mall," kata Junaidi./Asmuni/C
 

Pewarta:

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012