Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Tambrin melantik sebanyak 19 kepala madrasah dengan komitmen melaksanakan kurikulum cinta.
Tambrin di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, implementasi kurikulum cinta sesuai amanat Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar,l yang menekankannya sebagai arah kebijakan pendidikan madrasah ke depan.
Dia menekankan, para kepala madrasah yang dilantik ini agar menjalankan amanah tersebut untuk mewujudkan pendekatan pendidikan berbasis nilai kasih sayang, empati dan kebersamaan.
"Aspek pertama dalam kurikulum cinta adalah akhlak. Seseorang dicintai bukan karena jabatan atau posisinya, melainkan karena akhlaknya. Seorang guru, terlebih kepala madrasah, harus menjadi teladan akhlak bagi peserta didik,” ujar Tambrin.
Baca juga: PCNU Banjarmasin dukung penguatan kurikulum cinta di madrasah
Dia menegaskan guru yang dicintai muridnya akan mampu menumbuhkan empati, kebersamaan, serta menjadi figur dan inspirasi bagi peserta didik.
Hal tersebut sejalan dengan misi Rasulullah SAW yang diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Menurut Tambrin, aspek kedua kurikulum cinta adalah ekoteologi, yaitu pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Madrasah harus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan tanah air. Kehadiran taman dan ruang hijau di lingkungan madrasah menjadi bentuk nyata implementasi nilai tersebut," katanya.
Dia berharap para kepala madrasah yang baru dilantik mampu memahami dan mengimplementasikan dua aspek utama kurikulum cinta tersebut, dalam pengelolaan dan pengembangan madrasah.
Baca juga: Bupati HSU buka penguatan kompetensi pengawas madrasah Kalsel
Adapun 19 kepala madrasah yang dilantik tersebut, yakni, Muhammad Rafiq Hafiz sebagai Kepala MAN 4 Banjar, Drs. Sibahani sebagai Kepala MTsN 8 Banjar, Suhaili, S.Pd sebsgai Kepala MTsN 5 Banjar.
Kemudian, Nor Ifansyah sebagai Kepala MAN 3 Banjar, Akhmad Syahidi sebagai Kepala MTsN 9 Banjar, Riduan Noor sebagai Kepala MTsN 3 Banjar, Arbain sebagai Kepala MAN 5 Banjar, H. Juhrani sebagai Kepala MTsN 10 Tabalong.
Selanjutnya, Drs Kurnai sebagai Kepala MTsN 2 Tabalong, H. Bahrul Elmi sebagai Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. Rahman Noor sebagai Kepala MTsN 3 Tabalong, Aliansyah sebagai Kepala MIN 5 Tabalong, Rina Hidayati sebagai Kepala MIN 4 Tabalong.
Kemudian Ida Ruyani sebagai Kepala MIN 7 Tabalong, Norhayani sebagai Kepala MIN 8 Tabalong, H. Abdul Hadi sebagai Kepala MIN 6 Tabalong, Drs. H. Syaifur Rapiq sebagai Kepala MTsN 8 Tabalong, Hidayat sebagai Kepala MTsN 7 Tabalong dan Syamsiar sebagai Kepala MIN 12 Tabalong.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026