Bupati Kabupaten Tapin meminta Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tapin periode 2026–2030 memperluas akses olahraga masyarakat melalui program yang inovatif dan inklusif agar menjangkau seluruh lapisan warga.

Bupati Tapin H. Yamani mengatakan, olahraga masyarakat menjadi instrumen penting dalam membangun gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kohesi sosial di tingkat lokal.

“Olahraga masyarakat harus mudah diakses, murah, dan menyenangkan sehingga bisa diikuti siapa saja, tanpa batas usia maupun latar belakang,” ujar Yamani di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin.

Baca juga: Ribuan peserta ramaikan Festival Olahraga KORMI HST Menyala 2025

Yamani menyebutkan, agar KORMI tidak terjebak pada kegiatan seremonial, melainkan berfokus pada program yang berdampak langsung dan berkelanjutan.

"Orientasi utama olahraga rekreasi bukanlah prestasi, melainkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik secara fisik, mental, maupun sosial," katanya.

Yamani menambahkan, pentingnya keterlibatan seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, termasuk pemberdayaan perempuan serta pelestarian olahraga tradisional berbasis kearifan lokal Tapin.

Pemerintah Kabupaten Tapin, kata dia, berkomitmen menjadi mitra strategis KORMI melalui sinergi lintas perangkat daerah, sekolah, komunitas, dan dunia usaha agar pembinaan olahraga masyarakat berjalan konsisten dan memberikan dampak nyata.

"Tak kalah pentingnya penguatan tata kelola organisasi KORMI yang profesional dan akuntabel, serta soliditas antarinduk organisasi olahraga, guna memastikan seluruh potensi olahraga masyarakat dapat bergerak secara terpadu," katanya menambahkan.

Melalui kepengurusan baru, Yamani berharap, KORMI Tapin mampu menjadi penggerak utama budaya hidup aktif dan sehat sebagai bagian dari pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Baca juga: KORMI Tapin matangkan pra-muscab untuk regenerasi kepengurusan

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026