Rantau (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, terpilih periode 2026–2030 menargetkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga rekreasi.
Fatahillah Akbar mengatakan, olahraga rekreasi memiliki peran strategis dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena tidak berbasis prestasi semata, melainkan menekankan aspek kesehatan, kebersamaan, dan kearifan lokal.
Baca juga: Kotabaru holds traditional sport games
“Olahraga masyarakat harus hadir dekat dengan warga. Tidak harus mahal atau kompetitif, yang penting orang mau bergerak dan merasa senang,” ujar Fatahillah di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin.
Ia menyebutkan, penguatan organisasi menjadi langkah awal untuk memastikan program olahraga rekreasi berjalan berkelanjutan.
"Sinergi antara KORMI, induk organisasi olahraga (INORGA), dan pemerintah daerah menjadi kunci agar kegiatan olahraga dapat menjangkau desa hingga komunitas kecil," ucapnya.
Selain itu, kata dia, pentingnya mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui pengembangan olahraga tradisional dan olahraga kesehatan yang mudah diakses, sejalan dengan upaya mendukung gerakan Indonesia Bugar dari tingkat daerah.
“Inovasi perlu dilakukan agar olahraga tradisional dan rekreasi tetap relevan, menarik, dan inklusif, terutama bagi generasi muda dan kelompok usia produktif,” katanya.
Fatahillah mengungkapkan, kepengurusan baru akan melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya, sembari melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pembinaan olahraga masyarakat di Tapin.
Baca juga: Pegiat Tapin sumbang 18 medali untuk Kalsel pada Fornas VIII
Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas, Fatahillah berharap, KORMI Tapin mampu berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan memiliki kepedulian terhadap gaya hidup bugar.
Pewarta: Muhammad Rastaferian PasyaEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026