Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (DPKP Kalsel) mengolah lahan tidur eks pusat olahraga (Sport Center) menjadi kawasan pertanian produktif di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Kepala DPKP Provinsi Kalsel Syamsir Rahman dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu, mengatakan pengelolaan lahan tersebut bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Baca juga: DPKP Kalsel: Produksi pertanian capai 800 ribu ton pada 2024
"DPKP Kalsel dan Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta pemangku kebijakan lain membersihkan lahan eks Sport Center untuk ditanami cabai, bawang, tomat, jagung, dan komoditas lain sesuai arahan Gubernur Kalsel," kata Syamsir.
Syamsir menuturkan pemanfaatan lahan ini juga sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi daerah, karena komoditas seperti cabai dan bawang yang kerap menjadi penyumbang inflasi.
Dikatakan Syamsir, lahan tidur seluas kurang lebih 300 hektare ini tidak hanya difokuskan untuk pertanian, namun DPKP Kalsel juga telah menyusun rencana jangka menengah dan panjang untuk memanfaatkan lahan ini menjadi kawasan terpadu yang mencakup sektor peternakan, perkebunan, hingga rekreasi.
"Selain pertanian, kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi wilayah peternakan dan perkebunan. Bahkan, di area ini sudah ada sekitar 200 batang pohon durian yang siap panen dalam waktu dekat,” tutur Syamsir.
Baca juga: DPKP Kalsel tingkatkan kapasitas kader Pangan B2SA
Syamsir menambahkan DPKP Provinsi Kalsel menggandeng Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kalsel untuk membangun taman PKK, taman buah-buahan, dan taman sayuran, sebagai bagian dari edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan.
Lahan tersebut juga bakal difungsikan menjadi kawasan ruang terbuka hijau yang mendukung aktivitas olahraga dan eduwisata, seperti jalur bersepeda atau lari santai bagi warga.
Diungkapkan Syamsir, Pemprov Kalsel juga membenahi tata kelola air, termasuk pembukaan aliran sungai untuk pengairan dan pembatas wilayah.
“Mudah-mudahan kawasan ini menjadi andalan, kita tanam dan rawat sebagai aset besar bagi pertanian, peternakan, dan kesehatan masyarakat Kalsel," ucap Syamsir.
Baca juga: DPKP Kalsel optimalkan lahan rawa dan cetak sawah guna perkuat ketahanan pangan
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025
Kepala DPKP Provinsi Kalsel Syamsir Rahman dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu, mengatakan pengelolaan lahan tersebut bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Baca juga: DPKP Kalsel: Produksi pertanian capai 800 ribu ton pada 2024
"DPKP Kalsel dan Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta pemangku kebijakan lain membersihkan lahan eks Sport Center untuk ditanami cabai, bawang, tomat, jagung, dan komoditas lain sesuai arahan Gubernur Kalsel," kata Syamsir.
Syamsir menuturkan pemanfaatan lahan ini juga sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi daerah, karena komoditas seperti cabai dan bawang yang kerap menjadi penyumbang inflasi.
Dikatakan Syamsir, lahan tidur seluas kurang lebih 300 hektare ini tidak hanya difokuskan untuk pertanian, namun DPKP Kalsel juga telah menyusun rencana jangka menengah dan panjang untuk memanfaatkan lahan ini menjadi kawasan terpadu yang mencakup sektor peternakan, perkebunan, hingga rekreasi.
"Selain pertanian, kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi wilayah peternakan dan perkebunan. Bahkan, di area ini sudah ada sekitar 200 batang pohon durian yang siap panen dalam waktu dekat,” tutur Syamsir.
Baca juga: DPKP Kalsel tingkatkan kapasitas kader Pangan B2SA
Syamsir menambahkan DPKP Provinsi Kalsel menggandeng Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kalsel untuk membangun taman PKK, taman buah-buahan, dan taman sayuran, sebagai bagian dari edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan.
Lahan tersebut juga bakal difungsikan menjadi kawasan ruang terbuka hijau yang mendukung aktivitas olahraga dan eduwisata, seperti jalur bersepeda atau lari santai bagi warga.
Diungkapkan Syamsir, Pemprov Kalsel juga membenahi tata kelola air, termasuk pembukaan aliran sungai untuk pengairan dan pembatas wilayah.
“Mudah-mudahan kawasan ini menjadi andalan, kita tanam dan rawat sebagai aset besar bagi pertanian, peternakan, dan kesehatan masyarakat Kalsel," ucap Syamsir.
Baca juga: DPKP Kalsel optimalkan lahan rawa dan cetak sawah guna perkuat ketahanan pangan
Editor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025