Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menargetkan tahun ini bisa menyelesaikan 16 segmen batas desa/kelurahan dan sebelumnya 308 segmen yang sudah terealisasi.

Menurut Kasubag Administrasi Kewilayahan dan Kerjasama Bagian Pemerintahan Joko Edy Sukoco di Tanjung, Kamis total segmen batas desa/kelurahan di wilayah ini sebanyak 324 segmen.

"Yang sudah kita selesaikan baru 308 segmen dan sisanya 16 batas desa/kelurahan ditargetkan bisa terealisasi tahun ini," jelas Joko.

Batas desa/kelurahan yang akan diselesaikan tahun ini antara lain segmen batas Wirang - Marindi, Bongkang - Marindi, Kembang Kuning - Bilas, Uwie - Binjai, Kapar - Masukai dan Maburai - Lok Batu.

Terkait penegasan batas sendiri hingga akhir 2016 ungkap Joko pemasangan pilar batas desa/kelurahan yang sudah terealisasi sebanyak 1.050 pilar.

Dengan rincian 835 buah pilar batas antar desa/kelurahan (pilar tipe D) dan 215 buah pilar batas desa/kelurahan antar kecamatan (pilar tipe C).

Selanjutnya jumlah Desa/Kelurahan yang telah selesai penegasan batas 116 Desa/Kelurahan (88,55 persen) dan desa/Kelurahan yang telah ditetapkan batasnya melalui Keputusan Bupati Tabalong sebanyak 66

desa/kelurahan (50,38 persen).

Dalam penyelesaian batas sendiri diakui Joko terkendala tingginya pengakuan penguasaan lahan di wilayah perbatasan yang berdampak pada konflik lahan.

"Sosialisasi di tingkat desa hingga kecamatan selalu kita lakukan sebelum melakukan kegiatan di lapangan untuk mengakomodir berbagai permasalahan di desa maupun kelurahan yang ada di perbatasan," jelas Joko.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017