Batulicin (Antaranews Kalsel) - Jumlah penumpang kapal feri penyeberangan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu dengan Tanjung Serdang Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada H-8 Idul Fitri 1437 Hijriah masih tergolong normal.


Kepala Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin Daniel melalui Manajer Usaha Marsadik di Batulicin, Selasa, mengatakan kondisi pelabuhan di Batulicin maupun di Tanjung Serdang belum terjadi lonjakan penumpang.

"Rata-rata jumlah penumpang kendaran roda dua dan roda empat perhari mencapai 300-500 unit, sedangkan untuk penumpang pas orang dari pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang dan sebaliknya mencapai 2.000-2.500 orang.

Kondisi tersebut merupakan kondisi normal, artinya jumlah penumpang masih bisa terlayani oleh kapal feri reguler.

Meskipun masih tergolong normal, ASDP juga tetap menyiagakan enam unit kapal untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan penumpang secara tiba-tiba.

Ia menjelaskan lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-1 hingga Hari Raya Idul Fitri karena banyak masyarakat Kotabaru yang berkunjung ke Tanah Bumbu atau sebaliknya untuk bersilaturrahmi ketempat keluarganya untuk berlebaran.

Marsadik menuturkan enam unit kapal yang dioperasikan PT ASDP terdiri dari KM Teluk Cindrawsih, KMP Gutila, KMP Truno Joyo, KMP Mahakam, KMP Srikandi dan KMP Musi.

"Saat ini kami mengoperasikan empat kapal dari enam kapal yang siaga dengan perbandingan empat dua, yakni empat kapal beroperasi, dua kapal berjaga-jaga, dan bila suatu saat terjadi lonjakan penumpang maka semua kapal akan dioperasikan," katanya.

Apabila enam kapal tersebut masih kewalahan dalam memberikan pelayanan saat terjadi lonjakan penumpang, maka ASDP akan mempercepat bongkar muat penumpang kapal dengan memanfaatkan pelabuhan feri rute Batulicin-Sulawesi.

Pewarta: Sujud Mariono

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016