Banjarmasin, (AntaranewsKalsel) - Ketua komisi IV bidang kesra DPRD Kalimantan Selatan Yazidie Fauzy berpendapat, Rumah Sakit Umum Daerah H Hasan Basry Kandangan, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan, sepatutnya menjadi perhatian bersama.


"Apalagi kalau RSUD Hasan Basry Kandangan (135 kilometer utara Banjarmasin), ibukota Hulu Sungai Selatan (HSS) itu sebagai rujukan rumah sakit `Banua Anam` Kalimantan Selatan (Kalsel)," ujarnya di Banjarmasin, Sabtu.

Perhatian tersebut, lanjut mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel yang bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, baik berupa bantuan alat kesehatan maupun tenaga medis (terutama dokter spesialis) dan lainnya..

Banua Anam Kalsel atau daerah hulu sungai provinsi tersebut meliputi Kabupaten Tapin, HSS, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Ia menerangkan, kunjungan kerja dalam daerah Kalsel bebrapa hari lalu, Komisi IV DPRD provinsi setempat yang juga membidangi kesehatan, meninjau RSUD Hasan Basry di "kota dodol" Kandangan atau "Bumi Perjuangan Antaludin" HSS.

Peninjauan ke RSUD Hasan Basry tersebut untuk melihat atau mengecek peralatan kesehatan yang pembiayaannya berasal Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel, terutama tahun 2015.

"Alhamdulillah alat kesehatan bantuan pemerintah provinsi (Pemprov) setempat tahun 2015 berfungsi dengan baik," ungkap Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD tersebut menjawab Antara Kalsel.

"Sebagai wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel IV yang meliputi Kabupaten Tapin, HSS dan HST, sudah barang tentu akan memperjuangkan harapan dari manejemen RSUD tersebut sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Ia berharap, dengan lengkapnya alat kesehatan serta tenaga medis pada RSUD se-Banua Aman, terutama RSUD Hasan Basry ke depan rujukan pasien ke RSUD Ulin Banjarmasin yang merupakan milik Pemprov Kalsel semakin berkurang.

"Bahkan seiring peningkatan pelayanan, kalau memungkinkan, ke depan tidak ada lagi pasien dari Banua Anam ke Banjarmasin. Peningkatan pelayanan itu sudah barang tentu adanya ketersediaan alat kesehatan yang prima dan paripurna, serta tenaga medis," demikian Yazidie.

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016